Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Proyek Peningkatan Jalan Tukad Bilok Sanur Dikeluhkan Warga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang warga Sanur, I Nyoman Sukerti, mengeluhkan proyek peningkatan Jalan Tukad Bilok, Sanur, Denpasar Selatan. Keluhan tersebut dipicu beberapa faktor, antara lain material yang masih tercecer di sepanjang Jalan Tukad Bilok hingga terdapat lubang-lubang yang masih menganganga menanti korban.
[pilihan-redaksi]
Lubang tersebut salah satunya juga ada di depan praktik dokter gigi miliknya di Jalan Tukad Bilok No. 85 yang membahayakan akses masuk menuju lokasi praktik.
"Ini lubang ada di depan tempat praktik. Apa ini sengaja dibiarkan terbuka atau bagamana, saya kurang ngerti. Lubang itu sudah ada sejak 10 hari lalu. Saya paham ini proyek, tapi jangan sampai merugikan usaha juga dong. Pasien susah parkir jadinya," ujarnya Sabtu (19/10).
Saat ditelusuri ke lapangan, kondisi proyek memang cukup berantakan karena material masih banyak yang tercecer. Bahkan ada material beton yang ditumpuk di pinggir jalan setinggi ukuran pelajar SD. Selain itu papan laporan proyek juga cukup tersembunyi karena setengah dari papan ditutupi dahan pohon.
Dalam laporan tersebut tertulis, proyek yang sedang berlangsung adalah kegiatan peningkatan jalan, sedangkan kegiatannya adalah Belanja Modal Pengadaan Jalan/ peningkatan kapasitas jalan Tukad Bilok dengan nomor kontrak 620/ 5030/ DPUPR.
Dalam papan itu juga dijelaskan bahwa nilai kontraknya sebesar Rp. 4.871.180.917. Proyek ini dikerjakan kontraktor CV. Tri Laksana dengan konsultan pengawas yakni PT. Kencana Adhi Karya.
Apabila sesuai dengan jadwal awal, maka proyek ini akan rampung secara maksimal setelah 165 hari. Sumerti berharap, petugas yang berwajib dapat merapikan material sisa proyek dan agar proyek tersebut segera dirampungkan.
"Kasihan kan, tujuan pemerintah kan tentunya bagus, tapi karena pengerjaan yang sembarangan membuat proyek ini dikeluhkan," pungkasnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan