Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bisnis Kakao di Indonesia Hadapi Tantangan Cukup Serius
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bisnis kakao di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang cukup serius, mengingat produksi biji kakao yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan pabrik pengolahan kakao yang saat ini baru mencapai 55% dari kapasitas terpasang di industri.
[pilihan-redaksi]
Hal ini menjadi dasar pemikiran dan upaya bersama guna melakukan review terhadap seluruh bagian di dalam rantai suplai dari kebun ke Pabrik dan dari Pabrik ke pembeli. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri, yang saat ini dirasa terjadi diskoneksi sehingga menyulitkan menentukan strategi dan kerangka kerja bersama antara kebun dan Industri.
Hal itu disampaikan, Ketua Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO), Arie Nauvel Iskandar di Denpasar, Rabu (13/11/2019).
"Permintaan Kakao cenderung dari dalam negeri, jika dilihat dari kapasitas terpasang pabrik misalnya, pabrik hanya mampu memproduksi 800 ribu ton per tahun. Sedangkan jika dilihat total jumlah pabrik di Indonesia hanya mampu menyerap 55% dari kapasitas tersebut, itupun sudah termasuk impor," jelasnya.
Dikatakan indonesia sebenarnya masih memiliki potensi besar jika dilihat dari kapasitasnya yang dinilai terbesar di dunia, tetapi berbeda jika dilihat dari sisi pengolahan.
Dia menambahkan, dengan mengurai permasalahan bisnis kakao secara holistik, tentu diharapkan bisa ditemukan jurang pemisah yang ada serta kebijakan apa yang dibutuhkan dalam upaya meningkatkan produktifitas biji maupun meningkatkan nilai tambah Industri Kakao tersebut.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan