Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Legalisasi Arak Bali, IFBEC: Semoga Bisa Go International dan Sejahterakan Petani
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Indonesian Food and Beverage Executive Association (IFBEC ) menyambut baik Peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 1 tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali. Pergub yang melegalkan minuman arak, brem, dan tuak Bali ini diharapkan mampu mengangkat derajat minuman alkohol khas Bali ke kancah global.
Hal ini disampaikan Ketua IFBEC Bali, Ketut Darmayasa, di rumah jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (5/2/2020). Menurutnya, upaya mendorong dan mengembangkan arak Bali ini sudah dilakukan sejak dulu, bahkan sebelum Wayan Koster manjabat sebagai Gubernur Bali.
"Kita sempat menghadap Pak Koster agar kedepan arak dinaikkan kelasnya. Sekarang arak sudah dilegalkan lewat pergub, mudah-mudahan arak Bali bisa bersaing di tingkat global dan juga bisa membuat petani (arak bali) sejahtera," ujarnya.
Darmayasa mengaku optimis pergub akan membuat arak bali naik kelas. Karena berdasar statistik, kebutuhan alkohol tipe C (termasuk arak) tahun 2019 di Bali mencapai 12 juta liter.
"Arak (Bali) akan memberi kontribusi, mudah-mudahan akan bisa bersinergi dengan produk lainnya," ujarnya.
Lewat pergub ini, jelas Darmayasa, petani arak yang biasanya menjual secara eceran ke suplier atau distributor, nantinya semua produk bahan dasar arak yakni tuak akan dijual ke koperasi dengan harga standar. Koperasi kemudian menjual ke pabrik sehingga hasilnya (arak) akan satu rasa (satu standar) nantinya," jelasnya.
Hari Rabu (5/2/2020) Gubernur Bali, Wayan Koster, mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 1 tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali. Pergub ini diharapkan bisa semakin menyejahterakan petani dan produsen minuman fermentasi dan destilasi khas Bali yang ada di pulau dewata.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan