Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kunjungan Turis Anjlok, Pengelola Wisata Minta Bantuan untuk Promosi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Wabah virus corona di China berdampak terhadap turunnya kunjungan ke sejumlah obyek wisata di Bali. Di wisata petualangan motor ATV di kabupaten Gianyar misalnya, kunjungan wisatawan turun hingga 90 persen.
[pilihan-redaksi]
Wisata petualangan motor ATV di desa Singapadu Gianyar adalah salah satu industri pariwisata yang terdampak langsung wabah virus corona yang terjadi di China. Pasca merebaknya wabah virus corona, wisata ATV yang biasanya ramai wisatawan mancanegara kini tampak sepi.
Menurut pihak pengelola wisata motor ATV, sebelum wabah virus corona merebak di China, tempat wisata petualangan alam ini rata rata dikunjungi 100 orang wisatawan mancanegara per harinya. Sebagian besar wisatawan yang datang berasal dari Tiongkok atau China.
"Kini kunjungan wisatawan khususnya dari China bisa dikatakan hampir nihil karena adanya kebijakan penutupan penerbangan dari China ke Bali. Dalam sehari paling ada satu atau dua wisatawan yang datang, bahkan bisa tidak ada sama sekali yang datang," jelas Gusti Agung Adi Permadi, pengelola wisata motor ATV "KOKAT", saat ditemui di Singapadu (14/2/2020).
Pihak pengelola wisata ATV ini yang terdampak virus corona berharap ada bantuan dari pihak pemerintah propinsi Bali. Bantuan yang paling diperlukan adalah bantuan untuk promosi di tengah sepinya kunjungan wisatawan.
"Ketika wisatawan China tidak ada yang datang, kami bisa melakukan promosi ke negara lainnya seperti India, Amerika, Australia, atau Eropa. Ini tentu butuh biaya untuk melakukan promosi. Ini kami butuh bantuan pemerintah karena kami berat untuk melakukannya sendiri," ujar Agung.
Meski saat ini belum ada kebijakan untuk merumahkan para karyawan, namun jika kondisi ini terus berlanjut dan tidak ada bantuan pemerintah, dikhawatirkan tempat usaha ini akan tutup dan para karyawan akan dirumahkan untuk sementara waktu sambil menunggu kondisi pariwisata kembali pulih.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan