Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pedagang Perlengkapan Penjor Laris Manis Jelang Galungan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jelang Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu 19 Februari 2020 mendatang, pedagang perlengkapan sarana upakara mulai kebanjiran pembeli.
[pilihan-redaksi]
Seperti pemandangan pagi ini, Sabtu (15/02/2020) di jalur sekitar Tugu Pahlawan Amlapura, terlihat pembeli silih berganti datang membeli perlengkapan untuk membuat penjor, seperi ambu, bakang–bakang, tamiang dan yang lainnya.
Menurut Nengah Simpen salah seorang pedagang perlengkapan penjor yang berjualan di jalur tersebut, sejak pagi pelanggan yang membeli perlengkapan untuk membuat penjor Galungan memang cukup ramai.
Untuk satu paket perlengkapan penjor termasuk bambunya dijual dengan harga Rp.225 ribu. Dengan harga tersebut pembeli sudah menperoleh semua bahan penjor dimulai dari bamboo, ambu, bakang–bakang, lampion, padi, sampyan, ubag–abing, sanggah penjornya dan ongkara.
“Untuk satu paket penjor plus bambu dan sanggahnya kita jual Rp,225 ribu, tetapi kita juga jual ecer disini,” terang Nyoman Simpen saat ditemui media ini.
Tidak hanya paketan penjor, beberapa bahan juga dijual secara eceran, untuk bakang–bakang per 5 meternya dijual dengan harga Rp. 20 ribu. Bambu dijual 25 ribu perbatang, selain itu ada juga sampyan dijual dengan harga Rp. Rp 25 ribu, lampyon (Janur) Rp. 30 ribu dan tamyang Rp. 3 ribu perbijinya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan