Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Masker Kain Ganti Masker Bedah yang Langka, Efektifkah Halau Virus Corona?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Akibat semakin langkanya masker belum lagi dipatok dengan harga selangit membuat banyak orang berinisiatif untuk membuat masker dari kain sebagai upaya antisipasi mencegah virus corona penyebab sakit Covid-19.
Menurut dr Frans Abednego Barus, SpP, seorang spesialis paru dari OMNI Hospitals Pulomas, masker kain tidak memenuhi standar untuk mencegah virus corona jenis baru tersebut.
Masker yang standar untuk pencegahan virus disebutnya memiliki pori-pori yang telah diukur sedemikian rupa agar kuman, bakteri, virus, dan partikel-partikel respirasi lainnya yang berada di bawah 0,05 mikron tidak dapat masuk.
Masker kain yang memiliki lubang pori-pori besar, kata Frans, tidak memenuhi standar untuk itu. Satu-satunya fungsi masker kain adalah untuk menghalangi debu yang berukuran lebih besar dari virus.
"Masker kain, sapu tangan dilipat, itu tidak standar. Masker standar itu hanya dua, masker bedah dan masker N95," katanya dalam sambungan telepon kepada Suara.com, Minggu (29/3/2020).
Masker bedah sendiri menurutnya masih diragukan efektivitasnya, dan masker yang lebih memenuhi standar dan diyakini mampu untuk mencegah Covid-19 adalah masker N95.
Akan tetapi, penularan virus corona masih mungkin terjadi meski kemungkinannya kecil pada penggunaan masker N95. Saat masker kain dicuci, justru akan membuat kain melar dan membuat pori-pori kain semakin besar.
"Kain apapun kita tidak pernah uji, tidak pernah pernah dianjurkan dalam kedokteran," sambungnya.
Baginya, jika ingin tetap memakai masker kain tidak masalah apabila ingin lebih tenang. Namun, alangkah lebih baik tetap menggunakan masker terstandar.
"Mau nggak mau, suka nggak suka, beli masker yang standar. Mahal ya mau gimana lagi," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun