Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Masker Kain Ganti Masker Bedah yang Langka, Efektifkah Halau Virus Corona?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Akibat semakin langkanya masker belum lagi dipatok dengan harga selangit membuat banyak orang berinisiatif untuk membuat masker dari kain sebagai upaya antisipasi mencegah virus corona penyebab sakit Covid-19.
Menurut dr Frans Abednego Barus, SpP, seorang spesialis paru dari OMNI Hospitals Pulomas, masker kain tidak memenuhi standar untuk mencegah virus corona jenis baru tersebut.
Masker yang standar untuk pencegahan virus disebutnya memiliki pori-pori yang telah diukur sedemikian rupa agar kuman, bakteri, virus, dan partikel-partikel respirasi lainnya yang berada di bawah 0,05 mikron tidak dapat masuk.
Masker kain yang memiliki lubang pori-pori besar, kata Frans, tidak memenuhi standar untuk itu. Satu-satunya fungsi masker kain adalah untuk menghalangi debu yang berukuran lebih besar dari virus.
"Masker kain, sapu tangan dilipat, itu tidak standar. Masker standar itu hanya dua, masker bedah dan masker N95," katanya dalam sambungan telepon kepada Suara.com, Minggu (29/3/2020).
Masker bedah sendiri menurutnya masih diragukan efektivitasnya, dan masker yang lebih memenuhi standar dan diyakini mampu untuk mencegah Covid-19 adalah masker N95.
Akan tetapi, penularan virus corona masih mungkin terjadi meski kemungkinannya kecil pada penggunaan masker N95. Saat masker kain dicuci, justru akan membuat kain melar dan membuat pori-pori kain semakin besar.
"Kain apapun kita tidak pernah uji, tidak pernah pernah dianjurkan dalam kedokteran," sambungnya.
Baginya, jika ingin tetap memakai masker kain tidak masalah apabila ingin lebih tenang. Namun, alangkah lebih baik tetap menggunakan masker terstandar.
"Mau nggak mau, suka nggak suka, beli masker yang standar. Mahal ya mau gimana lagi," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan