Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bulog Siapkan 6.400 Ton Stok Beras di Bali untuk 6 Bulan Kedepan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perum Bulog Wilayah Bali menyatakan, stok beras di gudang Bulog Bali mencukupi sampai 5 sampai 6 bulan ke depan.
[pilihan-redaksi]
Menurut Pimpinan Wilayah Perum Bulog Bali, Suhardi saat dikonfirmasi, Senin (27/4) menyampaikan, total jumlah stok beras mencapai 6.400 ton, tersebar di 9 lokasi gudang di Bali.
"Stok yang kami miliki sampai saat ini sebanyak 6.400 ton tersebar di beberapa gudang kami di beberapa daerah di Bali. Dengan jumlah tersebut, stok beras provinsi Bali akan mencukupi lima sampai enam bulan kedepan," jelasnya.
Apabila permintaan bertambah, maka pemenuhan utama tetap dari beras lokal Bali jika belum mencukupi baru penambahan dari wilayah lain seperti, Jatim dan NTB. Jika dilihat penghasil padi terbesar provinsi Bali masih dari Kabupaten Tambanan, Bali
"Tentu pemenuhan utama dari beras lokal terlebih dahulu, jika tidak mencukupi baru akan diambil dari luar daerah," ujarnya.
Adapun beberapa hal yang dihadapi Perum Bulog Wilayah Bali sampai saat ini, masih sangat minimnya pengadaan gabah atau beras untuk PSO, sesuai harga yang ditetapkan pemerintah dengan standar dan kualitas yang telah ditentukan. Mengingat panen padi di Bali dilakukan secara sendiri-sendiri di lapangan dan harga bagus berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan pemerintah.
Dia berharap kepada masyarakat, agar dapat menggunakan komoditi yang tersedia di Bulog karena Perum Bulog telah melakukan transformasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, sejumlah komoditi yang disiapkan berkualitas dengan harga sangat terjangkau dan siap melayani berapapun yang diminta oleh masyarakat.
"Terlebih saat ini dalam upaya penanggulangan Covid 19, kami selalu siap memenuhinya.Jika dilihat dari ketersedian stok tepung terigu sebanyak 20.000 kg, minyak goreng 50.000 liter sedangkan gula kita jual dengan HET Rp 12.500 per kg," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan