Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Hendak Jalani Operasi Patah Tulang Justru Positif Corona
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kasus positif Corona di Kabupaten Karangasem terus bertambah, kali ini satu tambahan kasus baru kembali terjadi pada hari Rabu, (10/06/2020).
[pilihan-redaksi]
Kasus kali ini bisa dikatakan cukup aneh, dimana pasien yang merupakan seorang laki-laki berusia 48 tahun asal Kecamatan Karangasem sama sekali tidak memiliki riwayat perjalanan kemana-mana.
"Yang bersangkutan adalah orang lokal Karangasem, tidak ada riwayat perjalanan kemana-mana," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama saat dikonfirmasi mengenai satu tambahan kasus baru tersebut.
Menurut Putra Pertama, sebelum dinyatakan positif corona, laki-laki tersebut adalah pasien dengan patah tulang yang direncanakan untuk menjalani operasi di RSUP Sanglah. Hanya saja, sebelum operasi yang bersangkutan diperiksa swab tes terlebih dahulu. Hasilnya cukup mengejutkan, laki-laki tersebut dinyatakan positif Corona setelah hasil Swab tesnya keluar.
Sementara itu, dengan bertambahnya satu kasus baru tersebut, total kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Karangasem berjumlah 28 kasus, dimana 21 kasus diantaranya telah dinyatakan sembuh dan 7 pasien masih dalam perawatan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun