Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Proyek Saluran Kabel Bawah Tanah 150 KV Bandara Ngurah Rai ke Pesanggaran Terealisasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PLN berhasil memberikan tegangan pertama (energize) pada proyek Saluran Kabel Tanah Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kilo Volt (kV) Bandara Ngurah Rai ke arah Pesanggaran.
[pilihan-redaksi]
Infrastruktur ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan kelistrikan di Pulau Bali, khususnya di Bali kawasan Selatan seperti Nusa Dua dan Pecatu yang menjadi destinasi wisata unggulan Bali, serta Bandara Internasional Ngurah Rai.
Keberhasilan 'energize' ini diharapkan turut mendukung pelayanan di bidang pariwisata sehingga akan meningkatkan perekonomian di Bali.
“Bali ini menjadi salah satu potretnya Indonesia karena menjadi destinasi wisata internasional. Nusa Dua dan Pecatu menjadi destinasi unggulan. Bandara Ngurah Rai menjadi pintu gerbangnya. Oleh karena itu keandalan listriknya harus kita jaga,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.
Dengan beroperasinya SKTT 150 kV ini, kawasan wisata di selatan Bali akan dipasok dari tiga gardu induk.
"Jadi jika ada pemeliharaan atau gangguan di satu gardu bisa kita alihkan dari gardu yang lain, sehingga lebih andal," tambah Agung.
SKTT 150 kV Bandara Ngurah Rai ke arah Pesanggaran terdiri dari satu sirkit yang terbentang sepanjang 2,86 kilometer sirkuit (kms) dapat menyalurkan daya listrik sekitar 250 Megawatt.
“Meski di tengah pandemi Covid-19 kami tetap berupaya bekerja menyelesaikan pembangunan agar segera dapat selesai tepat waktu dan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik,” tegas Agung.
Dirinya juga mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Bali yang telah mendukung penyelesaian Proyek Strategis Nasional ini melalui kemudahan dalam perijinan.
"Tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat tentunya infrastruktur ini tidak dapat terbangun," tutup Agung.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan