Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




NTB Berdayakan UMKM dan IKM Lewat Pembiayaan Modal

Jumat, 17 Juli 2020, 14:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) kian mendorong  Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Provinsi NTB untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) dan untuk menggunakan produk-produk lokal. 

 

[pilihan-redaksi]
Hal ini lantaran tidak lepas dari dukungan Pemprov NTB yang memiliki kebijakan dan program pemberdayaan UMKM/IKM. Diantaranya dengan memberikan kemudahan pembiayaan modal bagi UMKM pada Bank NTB Syariah. Dan merancang Peraturan Gubernur NTB tentang pemberdayaan UMKM NTB.

 

Asisten II Setda Provinsi NTB Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir H Ridwan Syah MM M TP mengatakan, keputusan Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah meluncurkan produk-produk lokal untuk dibagikan kepada masyarakat dalam program JPS, adalah langkah yang sangat berani.  Ini membuat UMKM NTB tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.
 

 

"Justru karena pandemic ini kita berani mengambil langkah, meningkatkan kapasitas wirausaha muda dan pelaku UKM/IKM. Agar kelak mereka bisa mandiri dan bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Ridwan Syah, saat hadir mewakili Gubernur Zul, sebagai pembicara pada seminar Ekonomi Kreatif di Hotel Aston, Mataram, Kamis (16/7). 

 

Hadir juga pada seminar bertema ' Mendorong Wirausaha Muda NTB Bersaing di Tingkat Nasional' Ketua Dekranasda NTB, Nyonya Niken Saptarini Widyawati Zulkiflimansyah, sebagai salah satu narasumber. Kata Niken, pandemi Covid-19 memaksa kita untuk mengubah perilaku , menyesuaikan, melihat peluang di era kenormalan baru. Yaitu teknologi dan internet of things.

 

"Kita bersyukur anak-anak muda NTB bisa mencari peluang dan ini perlu dukungan pemerintah. Disamping itu bela dan beli produk sendiri juga harus dikampanyekan secara rutin, agar kita bisa konsisten dengan produk kita sendiri," pesan Niken. 

 

Seminar ini diinisiasi oleh Pojok  NTB, dan menghadirkan 100 peserta. Terdiri dari para pelaku industri kreatif, UKM/IKM, dan wirausaha pemula dari berbagai organisasi di NTB.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas NTB



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami