Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Soal Pistol yang Digunakan Tri Nugraha Tembak Diri, Ini Kata Wakajati Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kematian tragis Tri Nugraha mantan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Denpasar tak disangka-sangka. Ia pamitan ke toilet dan tiba-tiba terdengar suara letusan satu kali.
Setelah di cek, Tri yang tersangkut kasus gratifikasi mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta itu sudah tergeletak bersimbah darah dengan tembakan tepat di jantung kirinya.
Wakajati Bali Asep Mariono menjelaskan kronologis kejadian penembakan itu. Kejadiannya terjadi pada Senin (31/8/2020) sekitar pukul 19.40 WITA.
"Dia alasannya mau ke toilet. Setelah itu terdengar letusan baru kami temukan disana. Satu kali tembakan. Pintu toilet tidak terkunci," ujar Asep kepada sejumlah wartawan yang saat itu sedang menunggu Tri diperiksa.
Asep membenarkan rencananya hari ini Tri akan ditahan karena untuk kepentingan penyidikan. Namun, dia pergi tanpa diketahui petugas kejaksaan.
"Ya, rencana hari ini mau ditahan untuk kepentingan penyidikan. Jadi tadi yang bersangkutan tadi tiba-tiba pergi tanpa kita ketahui. Katanya mau ke toilet," ungkapnya.
Kejadian pergi tanpa pamit ini kata Asep sudah pernah terjadi sebelumnya. Mantan Kepala BPN Badung itu tiba-tiba datang, lalu pergi. Setelah di cek ternyata dia sudah kembali ke jakarta.
"Sehingga ada indikasi kami takut melarikan diri. Makanya dia akan kami tahan," ujarnya.
Pasca meninggalnya Tri, kata Asep, pihaknya akan berkoordinasi dulu karena tersangka sudah meninggal. "Untuk itu ada aturan aturan yang lainnya lagi yang akan kami tindaklanjuti. Kasusnya akan kami tutup," terang Asep.
Soal bagaimana tersangka Tri bisa membawa senjata api tanpa diketahui petugas kejaksaan, Asep berdalih tidak mengetahuinya. Pasalnya, senjata api itu milik pribadi Tri.
"Dugaan pistol diperoleh darimana, kami tidak tahu itu karena kami juga tidak tahu isi tasnya yang dibawanya apa," tegasnya sembari mengatakan pihaknya akan memberitahukan peristiwa ini kepada keluarganya.
Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Tinggi Bali gempar, Senin (31/8/2020). Mantan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Denpasar, Tri Nugraha (53) tewas bunuh diri di toilet lantai 2 Kejati Bali, sekitar pukul 19.40 WITA.
Ia nekat menembakkan senjata api tepat ke arah di jantungnya karena diduga stres harta bendanya disita Kejaksaan. Untuk kepentingan penyidikan kasus gratifikasi mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang kini mendekam di tahanan Lapas Kerobokan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan