Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Bendesa Hingga Kelihan Jadi Target Raup Suara, Ini Kata Bawaslu Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bawaslu Karangasem mengimbau seluruh Bendesa maupun Kelihan Dadia beserta Kelian Banjar di Kabupaten Karangasem agar menjaga netralitas selama berlangsungnya tahapan Pilkada Karangasem.
Hal ini disampikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Putu Gede Suastrawan saat diwawancara pada Selasa (13/10/2020).
"Kami mengimbau kepada Bendesa, Kelihan Banjar maupun Kelian Dadia selaku tokoh masyarakat agar ikut bersama dalam menjaga Pilkada sehingga bisa berjalan damai dan lancar dengan cara tetap menjaga netralitas," ujarnya.
Sementara itu, informasi di lapangan, belakangan ini tokoh masyarakat seperti Bendesa, Kelihan Banjar maupun Kelihan Dadia sepertinya menjadi target para tim pemenangan dalam meraup pundi-pundi suara.
Kondisi ini sepertinya dipahami betul oleh para pencari dukungan, pasalnya selain belum ada aturan yang mengekang para tokoh tersebut untuk tetap netral kecuali mereka juga merangkap jabatan sebagai ASN, TNI/Polri, tenaga kontrak atau perangkat desa, peran mereka juga dipandang sangat berpengaruh lantaran memiliki masa yang cukup banyak khususnya warga didesanya masing-masing.
Menurut Suastrawan, memang sejauh ini belum ada aturan yang melarang tentang tokoh masyarakat tersebut untuk tidak terlibat dalam politik, namun pihaknya selaku lembaga pengawas tetap mengharapkan agar tokoh masyarakat ini bisa tetap netral dan bersama ikut mengawasi jalannya Pilkada.
"Kami harap para tokoh masyarakat ini nantinya bisa menjadi tauladan serta menjadi yang terdepan dalam menangkal hoax, politisasi SARA dan money politik demi menjaga suasana agar tetap kondusif," kata Suastrawan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun