Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Terkait Kerumunan Saat Bade Tumpang 9 Roboh, Ini Kata Kapolres Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana menanggapi terkait adanya kerumunan saat peristiwa bade tumpang 9 roboh di Desa Adat Keliki, Tegallalang, Gianyar. Dia mengatakan sudah memonitor dan menginterogasi pihak terkait.
"Keramaian itu, kegiatan keagamaan yang pada prinsipnya bisa dilakukan. Cuma pesertanya harus dikurangi. Insiden kemarin, berdasarkan hasil rapat koordinasi sejatinya pelaksanaannya sudah sesuai prokes," ujarnya.
Yakni, pengarakan dilakukan secara estafet dengan jumlah orang dibatasi 50 orang pada jarak tertentu.
"Tapi ada musibah, saat bade patah itulah menarik semua warga mendekat. Akhirnya kerumunan, dan ada proses evakuasi. Seandainya tidak patah, panitia sudah mengatur 50 orang satu kali estafet," jelas Kapolres.
Seharusnya, estafet pertama langsung pulang setelah tugasnya selesai. Yang terjadi justru semakin berkerumun karena melihat musibah.
"Orang yang seharusnya pulang akhirnya balik lagi. Padahal sudah diatur sedemikian rupa. Seandainya sesuai rencana, di kuburan terbatas, usai prosesi pulang, tinggal keluarga. Prihatin juga, dengan almarhum dan keluarganya," jelas Kapolres.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 730 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 553 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik