Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
AWK Laporkan Kasus Pemukulan, Sandi Murti: Apapun Itu Kita Hadapi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Selain membantah pihaknya melakukan pemukulan dan menyebut Arya Wedakarna (AWK) memancing emosi massa dengan melakukan provokasi pada aksi demo pada Rabu (28/10/2020), Sesepuh Sandhi Murti Ngurah Harta mengatakan siap terhadap pelaporan AWK ke Polda Bali.
"Dia menantang teman-teman datang dengan mengepalkan tangan, ini maksudnya apa, kalau dia melaporkan silakan, kita akan tuntut atas kasus masa lalu, kita akan hadapi apapun kita hadapi dan kita tidak mau berdialog karena kita tidak kompromis," ujarnya saat dikonfirmasi usai insiden pemukulan, Rabu (28/10/2020) di Denpasar.
Ngurah Harta menjelaskan awalnya kedatangan massa ke Kantor DPD RI perwakilan Bali di Renon hanya ingin unjuk rasa dan orasi agar AWK mendengarkan apa yang dirasakan masyarakat Bali. Sebab, pihaknya merasa tersinggung dengan pernyataannya yang melecehkan simbol-simbol yang dipuja masyarakat Bali yang dianggapnya sebagai makhluk.
"Kita kesana hanya ingin demo dan orasi supaya dia mendengarkan uneg-uneg apa yang dirasakan masyarakat Bali, sebab sosok yang sangat disucikan orang Bali dikatakan makhluk seperti Ratu Hyang, Bathara Hyang Tohlangkir, Ratu Gede, kami merasa tersinggung sekali," ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun