Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pandemi Covid-19, Koperasi di Tabanan Mulai Bermasalah
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pandemi Covid-19 yang belum memperlihatkan akan berakhir juga berdampak ada koperasi di Tabanan. Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Tabanan menerima laporan koperasi kesulitan mengembalikan dana anggota.
Satu koperasi bermasalah tersebut beralamat di Kecamatan Marga. Diskop Tabanan pun sudah memfasilitasi dan menyerahkan untuk diselesaikan di interen koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan I Made Yasa mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, Diskop Tabanan baru menerima satu laporan koperasi yang bermasalah.
“Koperasi tersebut kesulitan mengembalikan dana anggota,” ujarnya Jumat (30/10).
Diterangkan permasalahan koperasi ini muncul berawal dari dana yang dihimpun dari anggota sudah diputar kembali ke anggota lain dengan tujuan untuk mendapatkan SHU (Sisa Hasil Usaha).
Hanya saja dalam perjalanan karena ada anggota lain (peminjam dana) mengalami masalah kewajiban pembayaran karena Covid-19, sehingga dana tersebut tidak bisa ditarik oleh pemilik dana.
“Karena pandemi ini memang berpengaruh pada kemampuan usaha, jadi mereka memerlukan waktu lama dalam pengembalian,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, Diskop sendiri sudah memberikan fasilitas agar diselesaikan di internal koperasi. Diskop tidak akan membekukan koperasi yang bersangkutan, kecuali atas permintaan sendiri itupun harus meminta persetujuan dari berbagai pihak.
“Kami lihat koperasi ini masih sedang melakukan usaha untuk pengembalian anggota, tidak dibekukkan karena dalam pembekuan ada proses,” tegas Yasa.
Ditambahkan Yasa mengantisipasi munculnya permasalahan serupa pada koperasi lain, Diskop hanya bisa mengimbau agar pengurus koperasi berhati-hati dalam menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman anggota.
Apabila tidak yakin dalam memberikan pinjaman, nominal yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan bayar atau pengajuan pinjaman itu bisa ditunda.
“Resikonya ya itu, jika dana pinjaman tidak diputar maka akan berpengaruh pada SHU yang didapat,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan