Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Warga Terdampak Covid-19 Buat Rumah Terumbu Karang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan warga yang memproduksi rumah terumbu karang untuk taman laut bawah di perairan pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, diwajibkan menggunakan masker. Pembuatan rumah terumbu karang ini didanai dari program Pemulihan Ekonomi Nasional Padat karya di bidang perikanan dan kelautan.
Sebanyak 200 rumah terumbu karang dibuat dan akan ditenggelamkan di akhir Desember 2020 ini. Mereka yang dilibatkan adalah warga yang terdampak Covid-19.
“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan bagi warga yang ikut bekerja. Mereka wajib menggunakan masker selama membuat rumah terumbu karang ini,” ujar Koordinator kelompok warga, Jro Gede Karang, Sabtu (14/11).
Rumah terumbu karang ini akan ditenggelamkan di kedalaman 10 meter untuk pembangunan taman bawah laut. Mereka digaji secara harian, mulai dari mandor, tukang atau pembuat dan buruh.
Menurut Gede Karang program PEN Padat Karya ini sangat membantu ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.
“Warga yang terlibat semuanya terdampak Covid-19. Ada yang dirumahkan atau di PHK oleh perusahaan, kami ikutkan dalam program ini. Mereka dibayar harian,” ujar Karang.
Sebelum pekerjaan dimulai, Karang selaku Koordinator kelompok mewanti-wanti seluruh warga yang terlibat dalam pekerjaan benar-benar menjalanan protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak saat bekerja dan mencuci tangan setiap saat. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5332 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3441 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2250 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan