Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Tanam Pohon dan Bersih-Bersih Duta Gema Perdamaian
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wujud upaya damai yang sesungguhnya adalah bergerak menginisiasi dengan gerakan nyata, sebagaimana yang dilakukan oleh Ambassador atau duta Gema Perdamaian dalam menjalankan program kerjanya.
Salah satu program kerja tersebut adalah menjaga keseimbangan alam dan memberikan edukasi dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai yang dapat merusak ekosistem lingkungan. Demikian yang disampaikan oleh koordinator acara ini, Gusti Ayu Istri Sumadiasih.
Gek Istri menambahkan bahwa Damai tidak hanya dilakukan antar sesama manusia namun penting juga menjaga perdamaian dengan alam semesta. Hal ini sesuai dengan konsep Tri Hita Karana dalam menjaga keharmonisan hidup agar senantiasa dalam perdamaian.
"Kami memilih kawasan Pura Lempuyang yang berlokasi di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem sebagai objek kegiatan. Selain dapat menanggulangi tanah longsor kami berharap dapat memenuhi kebutuhan makanan di masa yang datang untuk habitat kera dengan menanam bibit buah-buahan di kawasan tersebut," ungkapnya.
Kawasan Pura Lempuyang sangat disucikan oleh penduduk sekitar dan disucikan juga oleh umat Hindu di Bali. Selain itu kawasan ini juga dijadikan destinasi Pariwisata sehingga sangat penting mengedukasi masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik dan kalau terpaksa menggunakan plastik sampahnya dibuang di tong sampah yang sudah disediakan. Sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu “Tanamkan Kesadaran Generasi Muda Peduli Lingkungan”.
Bendesa Adat Purwayu, Jro Wayan Jati menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan mulia ini. Beliau berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan yang sesuai dengan misi krama Bali yaitu Nangun Sat Kertih Loka Bali. Acara ini berlangsung pada hari Minggu 22 November 2020, mulai pukul 08.30-15:00 WITA.
Kegiatan ini didukung penuh oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Provinsi Bali yang memberi sumbangan bibit sebanyak 200 pohon upakara dan buah-buahan.
"Meskipun di tengah pandemi, kami tetap menerapkan protokol kesehatan CHSE pada saat pelaksanaan kegiatan," ujarnya.
Beberapa organisasi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini diantaranya, komunitas Gema Perdamaian, Sekaa Teruna Teruni Purwa Yowana, kelompok Pemandu Wisata Badra Karma, Jegeg Bagus Karangasem, komunitas Bersih-bersih Bali dan Komunitas Trash Hero Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh Bendesa adat Purwayu sebagai perwakilan masyarakat setempat.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan