Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kapolda Putu Jayan Sebut Sudah Punya SOP Tangani Premanisme di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali yang baru dilantik Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra menegaskan akan tetap meneruskan kebijakan pendahulunya Irjen Pol Petrus Reinhard Golose untuk memberantas premanisme dan pungutan liar (pungli) di Bali.
Penegasan itu disampaikan Irjen Putu Jayan di saat kunjungan kerja ke Kantor Ombudsman perwakilan Bali, Jumat (27/11) siang. Jenderal bintang dua asal Bali kelahiran Jakarta 20 November 1967 ini mengatakan situasi Bali saat ini sudah aman dan kondusif. Tidak boleh ada yang mengganggu.
Menurutnya, aksi premanisme itu banyak modusnya dan sudah diendus polisi. Bahkan untuk mengantisipasinya jajaran kepolisian sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP). Dimana, bila ada organisasi massa yang bertentangan dengan hukum, maka ada SOP untuk menanganinya.
"Segala kebijakan yang baik yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya tetap kita pertahankan. Tidak boleh ada preman dan pungutan liar. Premanisme dan Pungli no way," tegas Jenderal lulusan Akabri tahun 1989 ini.
Pemberantasan preman dan pungli di Bali sudah ada sejak jaman kepemimpinan Irjen Golose. Jenderal asal Manado Sulawesi Utara ini selama 4 tahun menjabat berhasil menaklukkan para ormas, premanisme dan pungli. Sebagai bukti banyak preman di borgol kaki dan tangannya karena dianggap meresahkan masyarakat Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan