Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Serangkaian Hari Suci Siwaratri Wawali Jaya Negara Ngaturang Bhakti di Pura Agung Jagatnatha Denpasar
Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari Siwaratri yang jatuh setiap tahun sekali dimaknai sebagai hari suci bagi umat Hindu. Serangkaian hari suci Siwaratri, Pemkot Denpasar turut menggelar persembahyangan bersama Bhakti Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha, Selasa (12/1).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara. Serta beberapa pemedek yang tangkil dalam persembahyangan tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Persembahyangan Siwaratri kali ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Arimbawa, Griya Sari Denpasar. Sebagai pelengkap upacara juga turut dilaksankaan pengilen wali seperti Kidung dan Wayang.
Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan persembahyangan hari suci Siwaratri memang rutin dilaksanakan Pemkot Denpasar setiap tahunya. Namun perayaan hari suci siwaratri kali ini memang laksanakan secara sederhana dengan benar-benar menerapkan protokol Kesehatan namun tidak mengurangi makna dari perayaan hari suci Siwaratri tersebut.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk mencegah klaster-klaster baru penularan virus covid 19 dalam persembahyangan kali ini kami sangat ketat menerapkan protokol kesehatan seperti membatasi jumlah pemedek, wajib menggunakan masker dan tetap menjaga jarak, ujarnya.
"Mudah-mudahan dari perayaan hari suci siwaratri kali ini kita dianugrahi kekuatan serta kesehatan dalam memerangi wabah virus covid-19 ini," Jaya Negara.
Seperti diketahui bahwa sebelumnya dalam perayaan Siwatri tahun ini Pemkot Denpasar juga sudah mengeluarkan edaran terkait pelaksanan upacara tersebut, dimana masyarakat dan pemedek diimbau untuk melaksanakan persembahyangan dari rumah dan yang terlibat dalam pelaksanaan upacara hanya sulinggih, pemangku, serati Banten, Sekaa Shanti dan penyuluh lapangan Agama Hindu.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan