Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Suami Pedagang Kripik Kaget Istrinya Dibunuh dengan Sadis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Suwarno (53) mengaku kaget setelah mengetahui istrinya, Sri Widayu (48) dibunuh dengan sadis oleh pelaku. Padahal sebelumnya pria yang bekerja sebagai tukang nasi jinggo keliling ini tidak punya firasat apa-apa.
Suwarno yang ditemui di lokasi kejadian, Rabu (3/2/2021), mengaku dia sudah 3 tahun pisah ranjang dengan korban. Mereka dikaruniai dua anak, satu masih kecil di Banyuwangi Jawa Timur, tempat orang tuanya korban. Sedangkan satu lagi bernama Eko Agus Wahyudi alias Yudi (27), ikut dengan Suwarno.
"Ya kami sudah pisah ranjang dengan istri sudah 3 tahun. Ibu (korban) tinggal sendiri disini sedangkan saya kos di Sanur, sama anak paling besar. Satu masih kecil di Banyuwangi," ungkapnya memulai percakapan.
Menurutnya, meski sudah pisah ranjang komunikasi keduanya tidak terputus. Bahkan, Suwarno kerap datang ke rumah kontrakan korban (TKP) untuk membantu.
"Ibu usaha jualan keripik pisang, saya jualan nasi jinggo keliling. Saya sering main kesini bantuin ibu buat keripik pisang. Hampir setiap hari kami komunikasi," bebernya.
Pria asal Banyuwangi Jawa Timur itu mengatakan, tidak hanya dirinya sering ke rumah korban yang sudah dihuni sejak 2 tahun lalu, tapi juga anaknya, Eko Agus Wahyudi. "Anak saya tiap hari kemari," ungkapnya.
Pria berusia 53 tahun itu mengatakan selama ini korban tidak pernah cerita apa-apa ke dirinya, termasuk masalah pribadi. Tapi dia kaget sekali setelah mengetahui istrinya itu dibunuh dengan sadis.
"Saya terkejut. Padahal kejadian tadi malam, saya pagi tadi sempat jualan nasi jinggo keliling. Pulang maunya ambil payung. Dikasih tau sama anak coba tengok saja pak," terangnya.
Penasaran dengan ucapan anaknya, Suwarno langsung ke TKP dan ternyata di kamar kontrakan itu sudah terpasang police line. Dari TKP Suwarno mengetahui jelas jika istrinya sudah meninggal dibunuh.
"Langsung saya ke Polsek, tapi katanya sudah ditangani Polresta Denpasar, saya langsung kesana. Gitulah mau gimana lagi," ucapnya dengan pasrah.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan