Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hasil Survei, Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan di Asia Tenggara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Netizen Indonesia menjadi warganet yang paling tidak sopan di Asia Tenggara. Hal ini terungkap dalam Survei Digital Civitily Index 2020.
Survei yang dibuat oleh Microsoft ini menjadi laporan tahunan yang menunjukkan interaksi online. Salah satunya mengenai kesopanan pengguna internet.
Dikutip dari Fimela.com, dalam survei ini, netizen Indonesia mendapat peringkat ke-29 dari 32 negara yang disurvei. Artinya, netizen Indonesia menjadi salah satu dengan kesopanan paling buruk dalam interaksi online. Sementara Singapura berada di peringkat teratas di Asia Tenggara dan keempat secara global.
"Studi tahunan kesopanan digital ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong interaksi positif secara online," ungkap Liz Thomas selaku Regional Digital Safety Lead, Asia-Pacific Microsoft, dilansir dari Mashable.
Microsoft pun memberikan pertanyaan kepada ribuan responden usia dewasa dan remaja dari puluhan negara tentang paparan risiko online yang berbeda di antara empat kategori, yakni perilaku, seksual, reputasi, dan pribadi. Total, lebih dari 16 ribu responden dari 32 negara berpartisipasi dalam survei ini. Sebanyak 503 orang Indonesia mengikuti survei yang dilakukan pada April-Mei 2020 ini.
Microsoft memberlakukan skor 0 sampai 100 dalam survei ini. Semakin rendah skor berarti paparan risiko online makin rendah. Sehingga tingkat kesopanan di internet di negara itu disimpulkan makin tinggi.
Dalam laporan DCI 2020, Microsoft menemukan bahwa tingkat kesopanan netizen Indonesia semakin memburuk dibandingkan tahun ini. Skor DCI yang dimiliki Indonesia untuk kaum remaja tidak berubah. Namun mengalami penurunan 16 skor untuk kalangan dewasa.
Netizen Indonesia pun dinilai memiliki sejumlah risiko internet terbesar pada isu hoax dan penipuan yang naik 13%, ujaran kebencian naik 5% sementara diskriminasi turun 2%. Sebanyak 4 dari 10 responden menilai bahwa kesopanan menjadi lebih baik selama pandemi. Sementara 5 dari 10 orang mengaku terlibat dari pelaku bullying serta 19% responden mengaku sebagai target.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan