Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kekuatan Anggaran Pemkab Gianyar Bayar Gaji Pegawai Hanya Sampai September
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar Made Mahayastra ungkap keseriusannya menanggulangi kasus konfirmasi positif Covid-19.
Terbukti sejak dua pekan terakhir, jumlah kasus baru mengalami penurunan. Mahayastra pun yakin, Covid-19 akan segera lenyap dari bumi seni Gianyar.
"Saya yakin secepatnya Gianyar akan bebas Covid-19," ungkapnya, saat memperlihatkan data kasus covid-19, di halaman belakang kantor Bupati Gianyar, Jumat, 26 Februari 2021 pagi.
Berdasarkan data yang diperlihatkan, seluruh desa di Gianyar sudah zero Zona merah. "Saat ini tidak ada satu pun desa/kelurahan di Kabupaten Gianyar yang masuk dalam zona merah," tegasnya.
Sedangkan untuk Zona orange masih 6 desa, Zona kuning 47 desa dan Zona hijau 17 desa. "Persentase kesembuhan kita 90 persen. Kita harus bangga, dan bersyukur," ujarnya.
Bupati Mahayastra menegaskan hal tersebut sebuah capaian yang tidak mudah. Butuh sebuah nyali dari seorang pemimpin, dan butuh dukungan dari semua pihak. "Kita ini sudah perang terbuka, semua komponen telah mendukung saya. Sebagai pemimpin, saya harapkan terus ada dukungan, karena untuk bisa bebas dari covid," ujarnya.
Lalu apa strategi yang dilakukan pihaknya dalam membebaskan Gianyar dari pandemi? Terkait hal itu, Bupati Mahayastra pun menghela napas. Dia tidak mengungkap secara gamblang tindakan yang dilakukan. Sebab ia tidak mau menimbulkan ketersinggungan pihak lain.
"Intinya, saat ini saya terus bekerja, mencari solusi yang terbaik buat masyararakat," tandasnya.
Mahayastra yakin, jika dua minggu kedepan kondisi ini bertahan maka pendidikan tatap muka akan diberlakukan. "Saya berharap data terkait zona ini jika bertahan dua minggu saja, saya akan buka pendidikan tatap muka, saya juga akan ambil keputusan pemulihan ekonomi," ujar Bupati Mahayastra.
Didampingi para pejabat Pemkab Gianyar, politikus PDIP asal Payangan tersebut mengungkapkan, selama pandemi covid-19 ini, pendapatan Pemkab Gianyar menurun drastis. Pada triwulan pertama 2020 (Januari, Februari dan Maret), pendapatan Gianyar sudah masuk Rp540 miliar. Namun setelah itu hingga saat ini tidak sampai menyentuh Rp30 miliar.
"Sampai mau habis Februari ini baru Rp20 miliar kita dapat. Untuk bayar pegawai, mungkin kekuatan kita sampai September 2021," ujarnya.
Berdasarkan salah satu persoalan tersebut, Bupati Mahayastra meminta dukungan semua komponen masyarakat. "Saya hanya minta, semua pihak di Kabupaten Gianyar agar mendukung langkah yang saya ambil. Saya butuh dukungan untuk mengeluarkan Gianyar dari pandemi," pintanya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan