Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasar Banyuasri Bakal Jadi Kado Spesial HUT Kota Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengungkapkan Pasar Banyuasri akan menjadi kado spesial di Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke 417 yang jatuh pada bulan Maret mendatang. Sehingga sampai saat ini skema pengelolaannya masih diatur sebaik mungkin, agar dapat menjalankan roda perekonomian masyarakat Buleleng.
Hal ini dikatakan Bupati Agus Suradnyana usai mengikuti rapat paripurna bersama dengan DPRD Kabupaten Buleleng, Selasa (2/3).
Sebagian besar masyarakat Buleleng sudah tak sabar menunggu dibukanya Pasar Banyuasri. Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng tengah berdiskusi bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali, untuk mencari jalan tengah terkait nilai sewa. Ia tetap berupaya untuk tidak memberatkan pedagang, agar perekonomian masyarakat bisa berjalan.
“Nanti kita cari jalan tengah, agar tidak terlalu mahal bagi pedagang. Kami upayakan agar di perayaan HUT Kota Singaraja ke 417 nanti sudah berjalan dan dibukanya Pasar Banyuasri bisa menjadi kado. Saat itu juga pedagang harus sudah menempati bangunan yang baru. Kita selalu belain pedagang, saya ingin nilai yang rasional ” ujar Agus Suradnyana.
Seperti dikatakan sebelumnya, Agus Suradnyana menjelaskan sebenarnya ia tetap berpedoman sewa pasar ini harus murah, agar bisa menjadi tempat memutar kegiatan perekonomian. Sebab pemasukan kesejahteraan masyarakat tidak diukur dari besarnya distribusi. Tapi diukur seberapa jauh pasar ini bisa menggerakkan sektor ekonomi, utamanya menghidupkan sektor perdagangan.
“Analisa saya maksimal di angka Rp15.000 sampai Rp20.000 yang saya inginkan. Kemudian untuk los di dalam pasar itu maksimal Rp7000. Maunya saya tidak naikkan lagi, tetap Rp5000 dulu sampai kita evaluasi selama setahun, kalau sudah ramai baru kita diskusikan bersama lagi. Jangan sampai ini memberatkan pedagang,” jelasnya.
Sementara itu, dihubungi melalui saluran telepon, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Buleleng Made Agus Yudi Arsana memaparkan pihaknya sudah menyesuaikan skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan melihat situasi sosial ekonomi saat ini. Selain itu, tahap persiapan untuk proses relokasi juga sudah mulai dilakukan.
“Tim sudah mulai bekerja untuk persiapan relokasi, baik itu penomoran los ataupun kios. Mengukur luas ideal untuk pasar tumpah juga. Proses itu sudah jalan,” pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan