Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Wanita Order Makanan Pakai Aplikasi, Malah Diancam Driver
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang menceritakan pengalaman seorang wanita dikata-katai dan diancam driver viral di media sosial. Wanita tersebut mendapat perlakuan tak menyenangkan dari driver saat memesan makanan melalui sebuah aplikasi.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @tereshaviona pada Selasa (2/3/2021) itu, dijelaskan bahwa permasalahan bermula saat si driver meminta pelanggan membatalkan pesanan karena toko penjual makanan tutup.
Sayangnya, karena aplikasi telah memproses, pesanan yang sudah dimasukkan tak bisa dibatalkan. Hal itu membuat driver marah dan mengeluarkan kata-kata kasar serta ancaman pada pelanggan.
"Jujur ngeri sih menurut gue, kalau dia ke customer lain kaya gitu gimana kan membahayakan customer lain juga," tulis akuntiktok tersebut.
Karena kebingungan, pelanggan tersebut lantas menghubungi pihak penyedia jasa pesan makanan. Dari situ diketahui bahwa laporan baru bisa diproses dalam jangka waktu 1 sampai 3 hari ke depan.
"Gue udah call csnya juga dan chat cs 2 kali dan katanya harus nunggu 1 sampai 3 hari. Kalau gue keburu tewas gimana ya wak mohon maaf," tulis akun Tiktok tersebut.
Pelanggan tersebut mengaku diajak ketemuan oleh si driver. Ia juga menerima perkataan kasar dari si driver.
Tak hanya itu, lewat chat yang dikirim, si driver mengancam akan memotong leher pelanggan karena tak bisa membatalkan pesanan.
"Saya potong leher lo," tulis driver tersebut.
Melihat video tersebut, beberapa warganet lantas memberikan tanggapan. Salah satu akun yang menanggapi ialah akun Tiktok milik aplikasi yang menyediakan jasa pesan makanan itu.
"Hai kak Tere, mohon maaf atas kendalanya ya. Sesuai info melalui telfon tadi kami prioritaskan ke tim kami ya kak, untuk ditindaklanjuti," tulis akun tiktok tersebut.
"Menurut gue kalau kaya gini sih udah bisa lapor polisi, ancaman pembunuhan sih," tulis warganet dengan akun @ghoz***.
"Duh makanya sistem harus dibenerin dulu dong, kalau cancel harus bisa dan jelas syaratnya," tulis warganet dengan akun @ekidareh***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan