Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sempat Diterkam, Jasad Bocah 8 Tahun Ditemukan dalam Perut Buaya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jasad bocah 8 tahun berinisial AR asal Bengalon, Kutai Timur, Kaltim yang diterkam buaya saat berenang di sungai ditemukan dalam perut buaya.
"Sudah berhasil ditangkap tadi pukul 11.00 Wita, dibantu anggota TNI, Pawang, dan warga setempat dengan menggunakan jaring, 100 meter dari tempat diterkam," jelas Kapolsek Bengalon Iptu Slamet Riyadi saat dihubungi detikcom, Kamis, (4/3/2021) dikutip dari detik.com.
Slamet menerangkan, usai tertangkap, buaya tersebut langsung dibawa ke darat dan dilakukan pemotongan pada tubuh buaya.
"Dalam tubuh buaya, kita temukan jasad AR bocah yang pada bulan Januari lalu, yang dikabarkan diterkam buaya saat berenang di sungai," ungkapnya.
Jasad AR masih dalam keadaan utuh saat dilakukan evakuasi. Di tubuh korban hanya ditemukan luka bekas gigitan di bagian tangan.
"Kondisi jasad masih utuh, cuman tangan korban yang ada bekas gigitan buaya," paparnya.
Usai diangkat dari tubuh buaya selanjutnya jasad AR dibawa untuk dimandikan dan selanjutnya dikebumikan.
"Sudah dikebumikan, oleh pihak keluarga," tutupnya.
Diketahui sebelumnya, AR bersama 3 rekannya berenang di sebuah sungai yang berjarak 100 meter dari rumahnya pada Kamis (14/1/2021). Saat meloncat dari jembatan seekor buaya tiba-tiba menerkam tubuh AR. Kejadian itu pun di saksikan oleh ketiga rekan AR.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan