Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Bank NTB Syariah Raih Posisi 14 Terkuat di Asean
BERITABALI.COM, NTB.
The Asian Banker merilis bank syariah terkuat di ASEAN berdasarkan evaluasi neraca 2020. Dalam penilaiannya tersebut, Bank NTB Syariah berada di posisi 14 setelah Bank MBSB Malaysia.
The Asian Banker menjelaskan, pemberian peringkat ini bertujuan untuk membantu bank dan perusahaan dalam melihat kualitas lembaga untuk tujuan transaksi kredit dan keuangan. Penilaian tersebut mencakup enam bidang kinerja neraca keuangan, yaitu: kemampuan skala, pertumbuhan neraca, profil resiko, profitabilitas, kualitas aset dan liquiditas.
“Kriteria evaluasi ini ditetapkan berdasarkan penilaian kuantitatif secara cermat atas kinerja keuangan bank di daerah yang kami cakup selama tahun laporan," kata Direktur utama Bank NTB Syariah H Kukuh Raharjo (4/3/2021) dikutip dari Seasia.co.
Lebih lanjut, dikatakan pihaknya mengevaluasi kinerja melalui enam indikator penting yang dibobotkan berdasarkan kepentingan relatifnya: pertama, skala asset bank terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kedua, pertumbuhan neraca pinjaman dan simpanan bersih, ketiga, manajemen resiko operasional bank, keempat, profitabilitas dan keberlanjutannya.
"Kelima kekuatan dan kredibilitas pinjaman yang disalurkan, dan yang keenam, likuiditas aset untuk menghadapi kejadian buruk yang membutuhkan arus kas keluar,” jelasnya.
Sebelumnya, Bank NTB Syariah pernah mendapatkan penghargaan TOP BUMD Award 2020 dengan menyabet tiga penghargaan sekaligus. Salah satunya TOP Pembina BUMD 2020 kepada Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah.
Bank NTB berdiri pada 5 Juli 1964, dengan modal dasar sebesar 60 juta rupiah. Kemudian pada akhir tahun 2018, Bank NTB dikonversi menjadi Bank NTB Syariah.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1011 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli