Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Pasangan Selingkuh Digrebek Warga di Rumah Kosong
BERITABALI.COM, NTB.
Warga Desa Roka, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, menggrebek seorang lelaki dan perempuan diduga sedang lakukan perzinahan di rumah kosong milik warga bernama Hidayat' di RT 012 RW 004 desa setempat, Senin (15/3) sekitar pukul 21.30 WITA.
Pasangan yang diduga selingkuh ini FH (30 tahun) dan AN (30 tahun), keduanya merupakan warga Desa Roka. Keduanya diketahui sama-sama masih memiliki pasangan masing-masing. Mereka dipergok dan digrebek oleh warga saat berduaaan.
Warga Desa Roka yang mendengar informasi, ada pasangan yang bukan suami istri naik di rumah panggung yang tidak dihuni oleh pemiliknya. Diduga mereka berdua melakukan hubungan intim di rumah kosong milik Hidayat, dan warga langsung mendatangi rumah tersebut.
Pasangan selingkuh yang berduaan di atas rumah itu pun turun dari rumah, kemudian warga langsung mengamankan serta membawa keduanya ke rumah Kades Roka.
"Anggota Polsek Belo dan anggota Puma Polres Bima yang tiba di lokasi langsung menggalang warga. Anggota mengamankan agar warga tidak main hakim sendiri," jelas Kasat Reskrim Polres Bima, IPTU Adhar S Sos, Selasa (16/3).
Selanjutnya, polisi mengamankan keduanya ke Polsek Belo untuk dimintai keterangan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun