Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Helikopter Jatuh Lagi, Tiga Orang Tewas di Tempat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kasus kecelakaan helikopter komersial kembali terjadi lagi di China. Dilansir ANTARA, tiga orang tewas saat helikopter komersial jatuh di perairan laut dekat Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China, Jumat pukul 16.40 waktu setempat (15.40 WIB).
Rekaman kamera pemantau di sekitar pantai yang disiarkan stasiun televisi China terlihat jelas helikopter nahas itu menukik hingga pada bagian depannya menghujam permukaan air laut.
Tim investigasi langsung dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan kecelakaan tersebut, demikian pernyataan Badan Penerbangan Sipil China (CAAC) Wilayah Timur.
Helikopter milik perusahaan dirgantara yang berkantor pusat di Beijing itu sedang melakukan penerbangan wisata pemandangan laut dari udara. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan karena satu korban masih belum ditemukan.
Berdasarkan catatan ANTARA, kecelakaan udara yang melibatkan helikopter tersebut merupakan yang kedua kalinya terjadi di China selama Maret 2021.
Sebelumnya helikopter yang melakukan operasi curah hujan buatan jatuh di Ji'an, Provinsi Jiangxi, pada 1 Maret yang menewaskann lima orang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun