Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Pandemi, Permintaan Kebutuhan Alat Upakara Banten Ikut Menurun
BERITABALI.COM, BADUNG.
Selama Pandemi kebutuhan akan alat upakara banten menurun drastis. Hal tersebut disebabkan karena adanya pembatasan kegiatan adat selama Pandemi merajarela.
Hal ini dirasakan oleh beberapa pedagang aneka alat-alat untuk upakara di Perusahaan Daerah Pasar, Unit Pasar Kapal, Badung. Salah satunya Ibu Sri yang mengatakan, memang diakuinya terjadi penurunan penjualan sejak mulai pandemi. Kondisi tersebut disebabkan oleh faktor kondisi ekonomi yang belum membaik sampai saat ini.
"Ya menurun lah penjualannya dalam kondisi seperti ini. Salah satunya mungkin disebabkan karena, kegiatan adat dibatasi sebelumnya. Jadi pembeli tidak membeli bahan upakara terlalu banyak," ujarnya.
Pedagang lainnya Ni Ketut Riani mengatakan, jika dilihat kemampuan berbelanja konsumen ikut menurun, biasanya konsumen sebelumnya berbelanja "lagas" (tidak membatasi-red) untuk keperluan upakara, akan tetapi saat ini sedikit menurun kemampuan belanjanya.
"Misal, sebelum ada Pandemi dan pembatasan kegiatan adat. Rata-rata pembeli membeli buah untuk Gebogan. Saat ini paling membeli buah sudah cukup untuk kapasitas di Keben saja," jelasnya.
Kondisi tersebut berdampak pada pendapatan juga akhirnya. I Kadek Arthawiguna menyampaikan hal yang sama. Ia mengakui memang terjadi penurunan permintaan sejak pandemi merajarela serta sempat adanya pembatasan pelaksanaan kegiatan upakara adat yang ikut berdampak pada penjualan aneka kebutuhan upakara tersebut.
"Ya ada memang pengaruhnya, tetapi mau diapakan lagi," cetusnya.
Dia merinci penurunan permintaan seperti kelapa untuk upakara, biasanya dapat menjual 400 biji sekarang paling hanya 100 biji saja sudah banyak.
"Ya, penjualan kelapa itu misalnya ikut menurun penjualanya," ujarnya.
Meskipun demikian ketiga pedagang tersebut kompak menyampaikan, tetap optimis serta tetap berusaha saja sampai saat ini.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7065 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5618 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3522 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan