Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Sentra Ternak Sobangan Terapkan Manajemen Kesehatan dan Limbah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala UPT Sentra Ternak Sobangan, Ketut Sutama mengatakan manajeman kesehatan hewan (sapi) di Sentra Ternak Sobangan sangat diperhatikan dengan baik, manajemen kesehatan sampai manajeman pengolahan limbah.
Hal tersebut dilakukan dikarenakan menyangkut kelangsungan kesehatan serta umur hidup sapi saat ini maupun kedepan.
"Dua manajemen tersebut telah kami perhatikan dengan sangat baik sekali," jelasnya, Kamis (25/3) saat ditemui di ruang kerjanya di Desa Sobangan, Mengwi, Badung.
Manajemen kesehatan hewan misalnya, ditekankan pada tindakan bersifat promotif dan preventif karena akan lebih mengutunkan. Adapun tindakan promotif dan preventif dilakukan, memberikan pakan bergisi ditambah pemberian vitamin dan mineral serta memberi obat cacing secara berkala dengan pengulangan 3 bulan sekali.
"Memberikan vaksinasi SE secara rutin setiap 6 bulan sekali kami lakukan," ujarnya.
Selain itu, menjaga kebersihan kandang serta melakukan spraying insektisida dan desinfektan guna membasmi faktor pembawa penyakit serta untuk sterilisasi kandang lanjut diperhatikan juga.
"Tindakan bersifat kuratif dan rehabilitatif dilakukan sampai pada perawatan induk sapi baru melahirkan dan perawatan pendet lebih intensif dilakukan," katanya.
Selain itu, tindakan kuratif dilakukan pada sapi menunjukkan gejala sakit. Kemudian pengelolaan manajemen limbah tak kalah penting untuk diperhatikan dengan baik juga. Tentu hal tersebut dilakukan dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.
Terkait hal tersebut Sentra Ternak Sobangan telah menjalin kerjasama dengan salah satu kelompok yang memang khusus mengolah limbah padat menjadi pupuk organik.
"Semua dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan instalasi penanganan limbah yang ada.Selain itu, guna mewujudkan sentral ternak sobangan yang ramah lingkungan," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 613 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 499 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan