Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gedung Dekat Stasiun Ambruk, 9 Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 9 orang tewas setelah gedung di dekat stasiun metro Omar Ibn el-Khattab ambruk. Menyadur Egypt Today Minggu (28/03), 18 korban luka-luka yang tertimpa reruntuhan sudah diizinkan pulang.
Unit perlindungan sipil terus bekerja untuk menyingkirkan reruntuhan dan mencari lebih banyak korban yang kemungkinan terjepit di gedung yang terletak di distrik Gesr El-Suez, Kairo ini.
Keterangan dari kantor gubernur mengatakan ada enam korban lain yang dirawat di RS karena mengalami luka, namun kondisinya kini sudah stabil.
Ruang Operasi Pusat di gubernuran Kairo menerima pemberitahuan pada hari Sabtu, pukul 3 pagi tentang runtuhnya gedung di dekat stasiun metro.
Jaksa Agung Mesir Hamada el-Sawi memerintahkan penyelidikan segera atas keruntuhan tersebut.
Gubernur Kairo Khaled Abdel el-Aal, bersama dengan Pasukan Perlindungan Sipil, Ambulans dan pejabat keamanan menuju ke lokasi kecelakaan.
Mereka datang langsung ke TKP untuk menindaklanjuti operasi penyelamatan orang-orang yang terperangkap di bawah reruntuhan.
Untuk memperkecil kemungkinan kerusakan lain, Gubernur Abdel Aal memerintahkan pembentukan komite teknik untuk memeriksa bangunan yang berdekatan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun