Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bermalam Bareng 3 Pria, Seorang Wanita 50 Tahun Tewas di Penginapan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kawasan Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, geger. Seorang perempuan umur 50 tahun bernama Vonny Mangundap ditemukan tewas di kamar penginapan.
Ia ditemukan sudah tidak bernyawa sendirian pada Selasa (30/03/2021). Padahal, sehari sebelumnya Vonny datang bersama tiga pria dan bermalam di sana. Dua pria kemudian pulang, sementara satu lagi belum jelas.
Vonny sendiri merupakan warga Villa Bukit Tidar, Desa Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ia ditemukan tewas oleh penjaga penginapan yang melakukan pengecekan.
"Betul, ada seorang perempuan yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di penginapan yang ada di pantai Ngliyep," kata Direktur Utama Perumda Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (31/3/2021).
Kronologisnya, sebelum korban ditemukan tewas, Ia diketahui menginap bersama tiga orang laki-laki di penginapan pantai Ngliyep sekitar pukul 04.00 WIB, Senin (29/3/2021) dini hari lalu.
"Pada hari Senin dini hari pukul 04.00 WIB ada 4 orang yang menginap, mereka terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan. Kemudian Senin siang yang laki-laki 2 orang itu pulang," kata Wildan.
Sekira pukul 19.00 WIB, penjaga penginapan bernama Nyari melakukan pengecekan lokasi yang ditempati oleh Vonny, namun petugas tidak melihat ada aktivitas orang di penginapan itu. Sehingga penjaga penginapan masuk dan sudah mendapati perempuan berusia 50 tahun itu tewas.
"Penjaga penginapan cek lokasi yang diinapi oleh ibu vonny dan rekannya tapi tidak melihat mereka sehingga pak Nyari masuk ternyata sudah menemukan Ibu Vonny sudah tidak bernyawa," bebernya.
Melihat kejadian itu, petugas penginapan melaporkan ke Polsek Donomulyo dan tim Forensik Polres Malang tiba di lokasi. Kini Jenazah dibawa ke RSSA Malang untuk diautopsi.
Wildan menambahkan, Perumda Jasa Yasa menyerahkan sepenuhnya pada Kepolisian dan akan membantu dalam mengungkap penyebab kematian pengunjung penginapan tersebut.
"Secara fisik tidak ada tanda tanda kekerasan tapi untuk mengetahui detail kami menunggu info dari petugas Kepolisian," katanya memungkasi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan