Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Detik-Detik Jembatan Ahmad Yani Ambruk Saat NTT Banjir, Tenggelam ke Sungai
beritabali.com/ist/suara.com/Detik-Detik Jembatan Ahmad Yani Ambruk Saat NTT Banjir, Tenggelam ke Sungai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bencana banjir yang melanda NTT, Minggu (4/4/2021), mengakibatkan banyak kerusakan di berbagai titik. Salah satunya Jembatan Ahmad Yani, yang bersejarah.
Detik-detik jembatan di Sungai Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur ini ambruk sempat direkam warga.
Jembatan yang membentang sungai terbesar di Pulau Sumba ini hancur lantaran tak kuat menahan derasnya arus air.
"Abis. Abis," ucap pria di balik kamera.
Seketika jembatan yang diresmikan Jenderal Ahmad Yani sebelum pecah peristiwa G30S tersebut tenggelam dalam sungai begitu ambruk, dan jalan di sampingnya pun retak.
Video itu diunggah ke Instagram salah satunya lewat akun @smart.gram. Hingga Senin (5/4/2021), lebih dari 55 ribu warganet telah menonton kejadian mengerikan tersebut.
Banyak warganet yang turut menyampaikan dukacita atas bencana NTT banjir. Komentar mereka pun dipenuhi emoji menangis.
"Duka cita semoga lekas di perbaikin dn selalu dlm lindungan tuhan," tulis @rar***.
"Habis habis jembatannya," tambah @ayu***.
"Pray for NTT, semoga lekas membaik," komentar @htt***.
Diberitakan sebelumnya, NTT dilanda banjir bandang disertai tanah longsor yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi pada Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 waktu setempat atau WITA.
BNPB mencatat, hingga Senin (5/4/2021) pagi, sebanyak 256 orang jadi korban di Flores Timur.
Sebanyak 44 orang meninggal dunia dan 24 orang lainnya masih dinyatakan hilang, sedangkan warga yang luka-luka, telah mendapatkan perawatan medis.
Sedangkan kerugian materiel sementara tercatat, rumah hanyut sebanyak 17 unit, terendam lumpur 60 unit, dan lima jembatan putus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus mendata dan memverifikasi dampak korban maupun kerusakan infrastruktur.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan