Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Bupati Suwirta Bantu Pembangunan Dapur KK Miskin di Tusan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali menyerahkan bantuan bedah rumah dengan menggunakan dana operasionalnya sebagai Bupati, kepada salah satu warga kurang mampu. Kali ini penerima bantuan ini adalah Ida Ayu Oka Candrawati (61), warga asal Dusun Kaler Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan, yang menerima bantuan bedah rumah yakni pembangunan dapur.
Ida Ayu Oka Candrawati (61) yang hanya bekerja sebagai penjual canang di pasar, dilaporkan oleh salah satu warga melakukan aktivitas memasak pada dapur yang sudah tidak layak. Dapurnya dalam kondisi hampir roboh dengan atap yang sudah bocor.
"Bantuan ini adalah sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada warga, dana operasional dan penghasilan yang saya terima telah saya sisihkan untuk mendukung program rehab dan bedah rumah ini. Semoga dengan bantuan ini akan dapat memberikan kehidupan yang lebih layak kepada warga yang kurang beruntung." Ujar Bupati Suwirta saat mengunjungi proses pembangunan dapur ini Sabtu (10/4).
Bupati Suwirta berharap pembangunan dapur ini bisa secepatnya diselesaikan. Sedangkan bangunan dapur lama supaya segera dirobohkan mengingat bangunan tersebut sudah benar-benar tidak layak dan membahayakan.
Sementara itu Kepala Dinas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dalam wawancaranya mengatakan Ida Ayu Oka Candrawati (61) yang menggantungkan hidupnya hanya sebagai penjual canang di pasar, menjadi penerima bantuan bedah rumah dari dana operasional Bupati Klungkung. Dengan bantuan senilai Rp15 juta rupiah, dibangun sebuah dapur berukuran 3m x 3m diatas lahan milik Ida Ayu Oka Candrawati.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun