Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Daerah Ini Alami Dampak Terparah Gempa 6,7 SR
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lumajang menjadi kabupaten terparah menerima dampak gempa bumi 6,7 skala richter (dikoreksi BMKG jadi 6,1) tiga hari lalu. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tercatat 428 rumah rusak.
Menteri Sosial Tri Rismaharini segera turun ke lokasi bencana di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Lumajang. Ia memantau langsung penanganan dampak bencana. Ia ditemani Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Dalam kunjungannya tersebut, Risma melakukan evakuasi terhadap warganya yang tinggal di sekitar tebing. Apalagi di wilayah tersebut merupakan daerah pegunungan yang dikhawatirkan terjadi tanah longsor apabila terjadi gempa susulan.
"Sebaiknya memang kita di luar karena rumah di bawah tebing tidak memungkinkan untuk ditempati, karena takutnya nanti akan terjadi gempa susulan," ujar Risma, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Senin (12/04/2021).
"Kami akan sampaikan ke bapak Presiden terkait pembangunan rumah yang rusak," kata politisi PDIP, mantan Wali Kota Surabaya tersebut.
Risma menambahkan, bahwa tenda-tenda pengungsian dan dapur umum segera didirikan untuk mengevakuasi warga terdampak. Dirinya juga meminta agar segera dilakukan pemutakhiran data warga terdampak untuk mempermudah pendistribusian bantuan.
"Untuk saat ini apa yang bisa diselamatkan sebaiknya diselamatkan dan orangnya agar segera mengungsi pindah di lapangan dan besok akan segera saya dukung," tegas mantan Walikota Surabaya ini.
Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) menuturkan, bahwa saat bencana alam seperti ini perlu sinergisitas lintas sektor agar penanganan bencana alam dapat optimal.
Bupati telah menunjuk Dandim 0821/Lumajang sebagai koordinator bantuan dan Kapolres Lumajang sebagai koordinator lapangan penanganan bencana alam gempa tersebut.
"Mari kita bersama sama bekerja dengan penuh semangat pada penangan bencal ini agar masyarakat kembali normal. Malam ini kita istirahat dan mulai besok pagi kita action dalam penanganan bencana alam ini," ujarnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan