Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Apa itu "Jukut Harsyan", Makanan Zaman Majapahit yang Mirip Kuliner dari Bali?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Zaman kerajaan Majapahit ternyata menyimpan makanan yang lezat. Bahkan hingga kini makanan tersebut masih eksis sampai sekarang dan memiliki sejarah menarik.
Dikutip dari Detik.com, tak disangka, di zaman kerajaan dulu ada banyak makanan lezat yang sering dikonsumsi mulai dari rakyat hingga raja. Salah satunya adalah Jukut Harsyan.
Dalam beberapa referensi sejarah menuliskan bahwa kuliner pada masa kerajaan Majapahit mirip seperti kuliner yang berasal dari Bali yang banyak dikenal sekarang ini. Salah satunya adalah jukut harsyan merupakan makanan yang populer di jaman kerajaan Majapahit.
Jukut Harsyan merupakan makanan berupa sup yang isiannya menggunakan daging bebek dan batang pisang muda. Saat itu masyarakat yang hidup di kerajaan Majapahit mencampur batang pisang muda untuk menetralisir kolesterol tinggi setelah menyantap daging bebek.
Dulu, masyarakat di sana memiliki cara yang unik untuk membuat masakan tersebut mengeluarkan aroma yang harum hingga tercium dalam jarak yang jauh. Yaitu dengan mencampurkan kemenyan ke dalam masakannya.
Selain itu juga terdapat campuran rempah dan bumbu lainnya yang masing-masing memiliki arti. Seperti campuran satu ruas kencur untuk melambangkan Yudhistira. 4 ruas lengkuas untuk melambangkan Bima dan 3 ruas kunyit untuk melambangkan Arjuna.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan