Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Karangasem Gelar Pasar Gotong Royong Krama Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bupati Karangasem I Gede Dana menghadiri Kegiatan Pasar Gotong Royong Krama Bali (PGRKB) yang bertempat di Lapangan Taman Budaya Candra Buana Karangasem, Rabu (21/4/2021).
Pasar Gotong Royong Krama Bali ini digelar dalam rangka menjamin dan menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan. Dengan digelarnya PGRKB diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memperoleh barang dengan harga yang lebih murah.
“Ada dua hari raya besar yang akan datang. Hari Raya Kuningan dan Idul Fitri. Saya berharap kehadiran pasar gotong royong ini dapat meringankan beban masyarakat yang khawatir naiknya harga kebutuhan jelang hari raya,” ucap Gede Dana didampingi Wabup Artha Dipa, Sekda Sedana Merta dan seluruh Kepala OPD se- Kabupaten Karangasem saat meninjau aktivitas PGRKB.
Bupati Gede Dana mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak secara ekonomi dan sosial yang mengakibatkan menurunnya pemasaran produk pertanian, perikanan dan industri lokal masyarakat Bali pada umumnya dan Karangasem pada khususnya.
Pasar Gotong Royong di Kabupaten Karangasem adalah bentuk dukungan Pemerintah Daerah dalam mensukseskan implementasi program Pemerintah Provinsi dalam membangun pertanian yang berbasis pada petani lokal. Sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Bupati Gede Dana mengajak seluruh OPD untuk dapat berinovasi mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadi (Prakerthi Nadi).
Lewat kegiatan PGRBK juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pegawai dan karyawan serta kesadaran masyarakat secara bergotong royong membantu petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku UMKM.
"Selain menstabilkan harga bahan pokok, penyelenggaraan pasar gotong royong ini bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok yang lebih murah. Apalagi di situasi Pandemi seperti sekarang ini, membuat ekonomi masyarakat turun," ucap Bupati Gede Dana.
Bupati Gede Dana menegaskan, dirinya bersama Disperindag akan terus memantau harga di pasar tradisional. Menurutnya, kenaikan harga di pasar, dimungkinkan karena adanya kelangkaan barang atau salah satu bahan pokok. Namun, Ia melihat kenaikan harga di pasar masih tergolong normal dan tidak serta merta melonjak tinggi. Jadi masih bisa diperkirakan kapan akan terjadi kenaikan dan penurunan harga.
"Mudah-mudahan di hari-hari besar ini, tidak ada oknum yang memainkan harga. Jangan sampai di situasi seperti ini masyarakat merasa dibebani dengan kenaikan harga bahan pokok,"imbuhnya.
Bupati Gede Dana juga menyebutkan, bahwa Pasar gotong royong ini masih akan dikaji dan dipantau kembali. Jika dipasaran harga tidak stabil, tidak menutup kemungkinan pemerintan akan menyelenggarakan kegiatan yang sama lagi di tiap-tiap kecamatan sekali hingga dua kali dalam sebulan.
“Biar tidak hanya di Kota saja, kita nanti bisa usulkan untuk diselenggarakan juga di desa-desa seperti Seraya atau di kecamatan-kecamatan, seperti di Kecamatan Kubu,” tutupnya.
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan