Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Susul Singapura, Australia Kirim Dua Kapal Perang Bantu Cari KRI Nanggala
beritabali.com/ist/suara.com/Susul Singapura, Australia Kirim Dua Kapal Perang Bantu Cari KRI Nanggala
BERITABALI.COM, DUNIA.
Australia akan mengirimkan dua kapal perang untuk membantu Indonesia mencari KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4).
Menyadur Sydney Morning Herald, Jumat (23/4/2021) dua kapal Australia yakni HMAS Ballarat dan Sirius diperkirakan akan tiba di Indonesia pada Jumat malam.
KRI Nanggalan-402 hilang kontak pada pukul 03.00 pagi saat melakukan latihan penembakan torpedo di sekitar pulau Bali.
Ballarat, kapal fregat kelas Anzac Australia memiliki kemampuan sonar dan helikopter, menurut Departemen Pertahanan Australia.
Sedangkan kapal pendukung Sirius "dapat mengisi kapal dengan bahan bakar, air, dan penyimpanan pada siang dan malam".
TNI Al memperkirakan KRI Nanggala-402 jatuh ke kedalaman antara 600 dan 700 meter dan ditemukannya tumpahan minyak mungkin mengindikasikan ada kerusakan di tangki bahan bakar.
Menurut laporan Associated Press, mengutip seorang pejabat dari Daewoo Shipbuilding Korea Selatan mengatakan kapal selam itu akan hancur jika di kedalaman lebih dari 200 meter.
Laksamana Muda Angkatan Laut Australia Mark Hammond mengatakan Angkatan Pertahanan Australia berdiri bersama pada saat yang sulit ini.
"Pikiran saya bersama kapal selam KRI Nanggala, keluarganya, dan rakyat Indonesia. Kedua kapal Australia ini akan membantu memperluas area pencarian dan memperpanjang durasi upaya pencarian." ujar Mark Hammod.
Angkatan Laut India juga mengumumkan akan membantu dalam pencarian KRI Nanggalan-402 dengan mengirimkan kapal pencari dan penyelamat.
Juru bicara Departemen Pertahanan AS James Kirby mengatakan AS "sangat sedih dengan berita kapal selam Indonesia yang hilang".
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin akan berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto pada hari Sabtu untuk membahas lebih lanjut bantuan Amerika.
"Atas undangan pemerintah Indonesia, kami mengirimkan aset udara untuk membantu pencarian kapal selam yang hilang," kata Kirby.
Menurut sebuah sumber, militer Amerika Serikat akan mengirim pesawat pengintai P-8 Poseidon ke zona pencarian.
Sebelumnya, Singapura juga sudah mengirimkan kapal penyelamat khusus, MV Swift Rescue untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan