Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
6 Kondisi Vagina Yang Bisa Menjadi Tanda Masalah Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kondisi vagina Anda bisa mencerminkan kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami kondisi vagina Anda.
Melansir dari Healthshots, berikut enam kondisi vagina yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan, antara lain:
1. Keputihan
Keputihan memang salah satu hal yang umum, namun kondisi ini bisa menunjukkan berbagai masalah kesehatan.
Sebagian besar keputihan memang normal dan memiliki keragaman seperti bau serta rona. Jika Anda melihat keputihan berwarna kuning, hijau atau ada gumpalan di dalamnya dan berbau tidak sedap, maka Anda harus berbicara dengan dokter Anda. Keputihan seperti itu bisa menjadi indikasi adanya infeksi vagina.
2. Bau Vagina
Kebanyakan perempuan merasakan bau vagina. Namun jika bau vagina Anda berbeda, bisa jadi karena berbagai alasan seperti mencuci vagina dengan sabun kering, memakai produk saniter terlalu lama, dan keringat berlebih. Kondisi ini juga bisa terjadi karena infeksi bakteri dan trikomoniasis atau infeksi menular seksual.
3. Mentruasi Tidak Teratur
Menstruasi tidak teratur, baik lebih lama maupun lebih pendek terkadang bisa menjadi petunjuk untuk beberapa masalah kesehatan potensial seperti stres, ketidakseimbangan hormon, dan masalah kesehatan serius seperti PCOS (sindrom ovarium polikistik).
4. Vagina Gatal
Jika Anda mengalami gatal berlebihan hingga terasa sakit atau terbakar, maka itu bisa jadi tanda masalah kesehatan. Penyebab gatal dapat bervariasi dari infeksi seperti sariawan vagina hingga vaginosis bakterial atau infeksi menular seksual (IMS).
5. Benjolan Vagina
Meskipun benjolan pada vagina dalam banyak kasus bisa jadi hanya pertumbuhan jinak yang biasanya tak berbahaya, namun dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, benjolan bisa menjadi masalah serius. Kondisi ini bisa jadi serius terutama jika benjolan membesar, menyebabkan perdarahan hingga nyeri.
6. Nyeri Berhubungan Seks
Kebanyakan perempuan terbiasa dengan rasa sakit saat berhubungan seks atau buang air kecil. Nyeri vagina seperti itu bisa menjadi kondisi yang disebut dispareunia (hubungan yang menyakitkan). Kondisi ini disebabkan karena pelumasan yang tidak mencukupi saat berhubungan seks atau kurangnya gairah seksual.
Rasa sakit saat seks juga bisa menjadi manifestasi dari masalah psikologis yang mendasari seperti kecemasan, depresi hingga stres.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan