Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
6 Kondisi Kesehatan Yang Disebabkan Makan Berlebihan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hari Raya Idulfitri identik dengan makan besar dan nikmat. Ini juga sering kali jadi ajang balas dendam usai berpuasa satu bulan lamanya yang memicu makan berlebihan.
Anda mungkin telah mengetahui bahwa makan berlebihan tidak sehat. Dalam hal ini, sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism mengatakan bahwa meskipun makan berlebihan kadang-kadang tidak menimbulkan efek samping apa pun pada tubuh Anda, namun hal itu dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Melansir dari Healthshots, studi tersebut menyatakan bahwa makan berlebihan berpengaruh pada berat badan, konsentrasi lemak, dan bahkan kadar gula darah Anda. Selain itu, risiko utama makan berlebihan dikaitkan dengan asupan kalori tinggi yang dapat meningkatkan risiko kesehatan Anda secara keseluruhan.
Berikut enam kondisi kesehatan yang disebabkan oleh makan berlebihan, antara lain:
1. Penumpukan lemak berlebih
Jika Anda sering makan berlebihan, seiring waktu akan memperlambat proses pencernaan Anda yang pada gilirannya menyimpan makanan ke dalam perut Anda untuk jangka waktu yang lebih lama dan mendorong kelebihan lemak untuk disimpan di dalam tubuh.
Menurut sebuah studi tahun 2012, penumpukan lemak yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan dan obesitas.
2. Dapat menyebabkan diabetes
Makan berlebihan dapat menghentikan sel darah untuk mengubah glukosa darah menjadi energi dan membuat kadar gula darah Anda lebih sulit dikendalikan, sehingga meningkatkan risiko diabetes.
3. Menghambat tidur nyenyak
Makan berlebihan menyebabkan seseorang merasa lesu dan memengaruhi pola tidur.
4. Dapat Meningkatkan risiko kesehatan jantung
Makan berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Makan berlebihan dapat melepaskan hormon stres norepinefrin yang pada akhirnya meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.
5. Mengganggu sistem pencernaan
Makan berlebihan, terutama makanan yang tidak sehat dapat merusak sistem pencernaan Anda. Anda mungkin menderita gangguan pencernaan seperti refluks asam lambung, mulas, sindrom usus bocor atau IBS, kembung berlebihan, dan kembung.
6. Dapat mengganggu fungsi otak
Makan berlebihan dapat mengganggu fungsi otak karena makanan berkalori tinggi dalam jumlah besar diketahui menyebabkan hilangnya memori dan penurunan kemampuan mental.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan