Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korban Gempa Blitar, Seorang Warga Terima 12 Luka Jahitan di Kepala
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warga Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur jadi korban Gempa Blitar magnitudo 6,2, Jumat (21/5/2021) malam. Korban mengalami luka pada kepala akibat tertimpa genting yang jatuh diguncang gempa.
Kepala Bidang Layanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati mengatakan, seorang korban terdampak gempa tersebut telah mendapatkan perawatan medis di klinik setempat.
"Kalau korban tadi dilaporkan ada satu ya, di daerah Wonotirto," katanya.
Sementara, dikonfirmasi terpisah, penjaga Klinik Tirta Husada, Samsul Hadi mengatakan korban yang berusia lanjut tersebut mendapat total 12 luka jahitan, terdiri 5 jahitan dalam dan 7 ikat jahit luar. Saat kali pertama tiba di klinik, kondisi korban berlumuran darah.
"Lukanya sekitar 7x2 sentimeter sedalam tulang. Ketika datang, kondisi korban berlumuran darah dan luka di kepalanya ditutup dengan handuk," katanya.
Berdasar penuturan korban, lanjut Samsul, luka itu didapat ketika berusaha menyelamatkan diri dari dalam rumah.
Kepalanya tertimpa reruntuhan material genteng rumahnya. Keluarga lalu melarikan korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
"Kondisinya terus membaik dan sudah lebih tenang. Sekarang sedang dijaga sama anggota keluarganya," tutup Samsul.
Seperti diberitakan, Gempa magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Blitar pada Jumat (21/5/2021) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Data BMKG menyatakan episentrum gempa berada di 57 kilometer arah Tenggara Kabupaten Blitar dengan kedalaman 110 kilometer.
Pemkab Blitar saat ini telah melakukan pendataan terkait kerusakan yang timbul pasca gempa terjadi.
Kepala Bidang Layanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati menyebut akibat gempa tersebut, Puskesmas Wates mengalami kerusakan. Sejumlah keretakan dilaporkan terjadi di lokasi tersebut.
Ia mengungkapkan, kerusakan tembok puskesmas terjadi pada ruang rawat inap. Sebelum ini, sejumlah keretakan kecil telah terjadi bangunan Puskesmas Wates akibat gempa sebelumnya, 10 April 2021. Keretakan itu kini menganga lebih lebar.
"Kalau untuk fasilitas kesehatan di dalam puskesmas nggak ada (kerusakan) ya. Yang ada itu retakan di bagian tembok sama reruntuhan," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan