Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Masyarakat Diminta Waspadai Gelombang Tinggi Akibat SIklon Tropis Choi-Wan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Siklon tropis Choi-Wan sedang melanda sejumlah wilayah. Siklon ini diprediksi bakal berdampak pada naiknya gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
Hal ini disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG mengingatkan masyarakat supaya mewaspadai gelombang tinggi tersebut akibat dampak siklon tropis Choi-Wan.
Seperti disampaikan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo. Menurut dia, intensitas siklon tropis Choi-Wan meningkat dalam 24 jam ke depan dan cenderung bergerak ke arah barat barat laut menuju ke Kepulauan Philipina.
"Siklon tropis Choi-Wan memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan," katanya, Senin (31/05/2021).
Ia mengatakan, dampak cuaca tersebut di antaranya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Maluku.
"Kemudian juga ada gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Juga terdapat gelombang laut dengan ketinggian 4-6 meter di Samudra Pasifik utara Papua Barat," ucapnya.
Ia mengatakan, sesuai dengan analisis yang dilakukan tanggal 31 Mei 2021 pukul 07.00 WIB posisi Siklon tropis Choi-Wan berada di Samudra Pasifik utara Papua Barat, 8.3 LU, 131.3 BT (sekitar 850 km sebelah timur laut Tahuna).
"Dengan arah gerak menuju ke Barat-Barat laut dengan kecepatan 9 knots (15 km/jam)," katanya.
Kemudian, kata dia, pada 24 jam ke depan akan bergerak menuju ke Samudra Pasifik utara Maluku Utara, 10.5 LU, 129.3 BT (sekitar 902 km sebelah utara timur laut Tahuna).
"Dengan arah gerak Barat laut, kecepatan 7 knot (15 km/jam)," ujarnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan