Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tabanan Dapat Proyek Pengembangan Bawang Putih Seluas 6 Hektar
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tabanan menjadi lokasi riset dan pengembangan inovatif kolaboratif Balitbangtan Kementrian Pertanian khususnya untuk komoditi bawang putih. Salah satunya melalui program peningkatan produksi lipat ganda (Proliga).
Enam hektar luasan lahan disediakan untuk uji coba di dua lokasi masing-masing 3 (tiga) hektar di Desa Batusesa, kecamatan Baturiti dan Desa Jatiluwih, kecamatan Penebel. Penanaman perdana program pusat ini dilakukan, Jumat (4/6) di Desa Batusesa.
Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Nyoman Budana menjelaskan, Tabanan berhasil lolos mendapatkan program terbaru pemerintah yang sifatnya terbatas di seluruh Indonesia.
Dimana program yang dinamakan peningkatan produksi lipat ganda (Proliga) diharapkan dapat menggairahkan petani bawang putih khususnya di Tabanan untuk memproduksi bawang putih yang secara kualitas maupun kuantitas semakin baik.
Serta dapat mengembalikan kecamatan Penebel khususnya kawasan Jatiluwih sebagai sentra pengembangan bawang putih. Dipilihnya dua lokasi ini karena memenuhi persyaratan yang dibutuhkan seperti ketinggian.
“Ini program baru dan Tabanan berhasil dapat 6 hektar untuk kajian dan sifatnya terbatas di seluruh Indonesia. Kalau untuk program pengembangan tahun ini juga tetap didapat rencananya di desa Babahan Penebel seluas 50 hektar mudah-mudahan tidak di recofusing lagi, karena sebelumnya sempat dapat 100 hektar turun jadi 50 hektar,” terangnya, Jumat (4/6). Lanjut kata Budana, untuk program Proliga ini, selama tiga bulan masa tanam tentunya mendapatkan perlakuan khusus dibandingkan program pengembangan yang rutin tiap tahunnya, lantaran hasil produksi dari kajian ini ini akan dijadikan bibit yang tentunya memenuhi standar sertifikasi.
“Program ini untuk kajian memperbesar umbi sehingga produksi meningkat paling tidak 3 kali lipat itu harapannya, sehingga selama masa tanam akan didampingi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali (BPTP) dan dari balai pengkajian sertifikasi,” ucapnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan