Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lonjakan Laporan Penampakan, Tim Satgas UFO China Kewalahan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer China menyelidiki benda-benda aneh yang terlihat di langit, dan dalam beberapa tahun terakhir telah mencatat peningkatan penampakan.
Mengutip SCMP, yang dilansir oleh RT Sabtu (5/6/2021), Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menggunakan sistem tiga tingkat untuk menyelidiki contoh "kondisi udara tak dikenal" - sebuah eufemisme mengingatkan istilah militer AS untuk UFO, "fenomena udara tak dikenal".
PLA mengandalkan laporan dari stasiun radar militer, pilot angkatan udara, kantor polisi, stasiun cuaca, dan observatorium Akademi Ilmu Pengetahuan China untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data tentang benda terbang misterius.
Informasi tersebut kemudian diproses oleh militer dan melalui analisis awal, sebelum diserahkan ke database nasional. Markas PLA kemudian memberikan "indeks ancaman" untuk setiap penampakan, berdasarkan perilaku objek, fitur fisik dan variabel lain yang relevan.
Tetapi tim analis China telah "kewalahan" dalam beberapa tahun terakhir oleh meningkatnya jumlah laporan penampakan dari "berbagai sumber militer dan sipil," mendorong satuan tugas UFO PLA untuk mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantu memilah-milah data.
Banyak dari laporan tersebut pada akhirnya dikaitkan dengan fenomena alam yang ditangkap oleh radar atau memicu sensor elektronik, menurut peneliti militer China.
Sementara laporan semacam itu memunculkan gambar pesawat alien, penampakan benda tak dikenal di wilayah udara China "lebih mungkin disebabkan oleh manusia daripada alien," menurut seorang ilmuwan radar China.
Meningkatnya popularitas drone rekreasi, serta peningkatan aktivitas militer di Laut Cina Selatan, juga dapat menjelaskan mengapa PLA dibanjiri laporan UFO.
Satu-satunya penampakan UFO yang dikonfirmasi secara resmi oleh China terjadi pada tahun 1998, ketika dua jet militer mencegat sebuah objek terbang rendah yang muncul di atas sebuah pangkalan udara di Cangzhou, provinsi Hebei.
Objek itu digambarkan sebagai "jamur berkaki pendek" dengan berkas cahaya yang ditembakkan dari bawahnya. Objek itu mampu berakselerasi dengan cepat sebelum menghilang dari radar.
Di Amerika Serikat, konfirmasi Pentagon atas beberapa video yang menunjukkan bentrokan militer AS dengan benda terbang yang tidak dapat dijelaskan telah menyebabkan hiruk pikuk spekulasi, dan mendorong Senat untuk meminta laporan tentang masalah tersebut.
Dokumen tersebut diharapkan akan dipresentasikan kepada anggota parlemen AS dalam beberapa minggu mendatang.
Laporan berita yang mengutip pejabat yang terlibat dalam penyelidikan mengklaim bahwa penyelidik tidak menemukan bukti bahwa penampakan tersebut terkait dengan alien, tetapi tidak dapat menyangkal bahwa hubungan semacam itu mungkin terjadi.
Laporan itu juga diduga menunjukkan bahwa benda-benda itu bisa jadi merupakan teknologi baru yang dikembangkan oleh negara asing.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan