Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Vaksinasi Covid-19 Terbilang Cepat, WHO: Indonesia Beruntung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Immunization Officer WHO Indonesia, Olivi Silalahi menilai Indonesia termasuk negara yang beruntung sebab pemerintahnya bergerak cepat dalam program vaksinasi Covid-19.
Menurutnya Indonesia saat ini berada di posisi kedua dari 11 anggota negara World Health Organization South-East Asia Regional Office (WHO SEARO) yang vaksinasi Covid-19 terbanyak.
"Indonesia termasuk negara yang beruntung, kalau dibandingkan negara-negara lain misalnya negara SEARO, Indonesia termasuk di urutan kedua negara yang penduduknya terbanyak sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19," kata Olivi dalam diskusi KPCPEN, Selasa (8/6/2021).
"Sebagai negara yang belum bisa menciptakan vaksin sendiri, negara kita sudah cukup advance dalam melaksanakan vaksinasi covidnya," sambungnya.
Olivi juga menyebut Indonesia sudah memiliki sistem kesehatan yang baik dalam program vaksinasi dengan melibatkan banyak pihak seperti BPOM, ITAGI, Komnas KIPI, hingga BUMN di bidang farmasi.
"Jadi secara umum Indonesia juga memiliki sistem yang sudah cukup baik dan sudah punya banyak pengalaman dalam pelaksanaan imunisasi rutin," ucapnya.
Meski begitu, Indonesia tetap memiliki tantangan untuk memvaksinasi kelompok rentan seperti lansia agar angka kematian akibat Covid-19 bisa ditekan.
"Bila terkena lansia apalagi dengan komordib akan cepat progressnya menyebabkan kematian dan juga bisa jadi kalaupun sembuh bisa menimbulkan kecacatan atau long covid," tutur Olivi.
WHO menargetkan minimal 10 persen populasi di setiap negara pada September 2021 sudah divaksin Covid-19 dan terus meningkat hingga 30 persen pada Desember 2021.
Berdasarkan catatan Kemenkes RI per 8 Juni 2021 jumlah orang yang sudah disuntik dosis pertama adalah 18.260.482 orang (45.26 persen) dan dosis kedua sebanyak 11,356,025 orang (28.14 persen) dari total sasaran tahap I dan II sebanyak 40.349.049 orang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan