Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Jembrana Bakal Kelola Taman Nasional Bali Barat untuk Wisata Alam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba melaksanakan pertemuan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Wiratno guna membahas pelestarian kawasan hutan dan pengembangan wisata alam pada zona pemanfaatan maupun zona publik Taman Nasional Bali Barat di Kementrian LHK RI, Jumat (11/06/2021).
Didampingi Asisten Administrasi Umum I Ketut Kariadi Erawan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Wayan Sudiarta, Bupati Tamba menuturkan bahwa kehadiran secara langsung ke Kementrian LHK RI guna berkoordinasi lebih lanjut terkait pengelolan zona pemanfaatan maupun zona publik di TN Bali Barat yang nantinya diperutuhkan sebagai kawasan wisata alam.
Banyak potensi yang bisa dikembangkan di TN Bali Barat, dengan potensi alam yang begitu indah serta keragaman ekosistem yang didalamnya.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Wiratno selaku Dirjen KSDAE KLH RI sudah sangat progresif membantu Jembrana dalam mendukung pengelolaan zona pemanfaatan maupun zona publik sebagai kawasan wisata berbasis alam. Kita terus berkoordinasi mengingat keberadaan TN Bali Barat dibawah nauangan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI," ucapnya.
Lebih lanjut, kata orang nomor satu di Jembrana ini juga dibahas terkait program pelestarian hutan mangrove (bakau) dan buyuk (nipah) serta hutan produksi yang terdapat di Kabupaten Jembrana.
Sesuai visi misinya memimpin Jembrana, Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, menjaga kelestarian hutan, termasuk hutan bakau dan buyuk (nipah) sebagai kesatuan ekosistem bagian implementasi konsep segara gunung (Wana Kerthi).
"Astungkara, komitmen kita terhadap program pelestarian hutan mendapat dukungan penuh oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Sehingga dengan kolaborasi yang baik ini apapun program-program pelestarian kawasan hutan yang ada di Jembrana akan selalu disupport penuh oleh Pemerintah Pusat khususnya melalui KLH RI," ujarnya.
Sementara Ditjen KSDAE KLH RI Wiratno menyambut baik langkah Bupati Jembrana terkait pengelolaan zona pemanfaatan dan zona publik TN Bali Barat yang akan diperutuhkan sebagai kawasatan wisata alam dan secara aturan hal itu bisa dilaksanakan di TN Bali Barat.
"Saya sangat mengapresian ide gagasan Pak Bupati Tamba tersebut, apalagi didukung potensi alam yang ada di TN Bali Barat yang begitu luar biasa. Disamping itu, Kementrian LHK RI lewat Dirjen KSDAE juga mendukung penuh program-program kerjasama yang dicanangkan pemkab Jembrana khususnya yang berbasis konservasi, tentunya hal itu sangat selaras dengan program-program yang ada pada KLH RI dan Dirjen KSDAE," imbuhnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1842 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1748 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun