Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
BPR di Bali Sebagian Besar Dilikuidasi Karena "Fraud"
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) Dimas Yuliharto mengatakan, sejumlah Bank Perkreditan Rakyat atau BPR di Bali bertumbangan karena penyimpangan atau "Fraud" baik dari pengurus maupun pemegang saham di BPR.
"Bisa dikatakan hapir 90 persen masalahnya karena fraud tersebut. Baik dari Pengurus, Pemegang Saham maupun para Pegawai di BPR. Tentu alasan Bank tersebut ditutup pasti disebabkan karena fraud," jelasnya, Kamis (17/6/2021).
Jika dilihat dari data, pada tahun 2020 tercatat 8 BPR di Bali telah dilikuidasi sedangkan tahun 2019 atau sebelum terjadi Pandemi sebanyak 9 BPR. Bahkan, pada 2016 tercatat sebanyak 10 BPR telah dilikuidasi.
Yuliharto menambahkan, sampai saat ini LPS mencatat sebanyak 113 BPR telah dilikuidasi. Sejak berdirinya LPS pada 22 September 2004 hingga saat ini telah membayar simpanan nasabah sebesar Rp1,6 triliun. Sedangkan untuk di Bali telah membayar Rp120 miliar dengan 16 ribu rekening.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan