Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
BPR di Bali Sebagian Besar Dilikuidasi Karena "Fraud"
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) Dimas Yuliharto mengatakan, sejumlah Bank Perkreditan Rakyat atau BPR di Bali bertumbangan karena penyimpangan atau "Fraud" baik dari pengurus maupun pemegang saham di BPR.
"Bisa dikatakan hapir 90 persen masalahnya karena fraud tersebut. Baik dari Pengurus, Pemegang Saham maupun para Pegawai di BPR. Tentu alasan Bank tersebut ditutup pasti disebabkan karena fraud," jelasnya, Kamis (17/6/2021).
Jika dilihat dari data, pada tahun 2020 tercatat 8 BPR di Bali telah dilikuidasi sedangkan tahun 2019 atau sebelum terjadi Pandemi sebanyak 9 BPR. Bahkan, pada 2016 tercatat sebanyak 10 BPR telah dilikuidasi.
Yuliharto menambahkan, sampai saat ini LPS mencatat sebanyak 113 BPR telah dilikuidasi. Sejak berdirinya LPS pada 22 September 2004 hingga saat ini telah membayar simpanan nasabah sebesar Rp1,6 triliun. Sedangkan untuk di Bali telah membayar Rp120 miliar dengan 16 ribu rekening.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan