Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Petani di Manggis Karangasem Keluhkan Ulah Kera Liar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah petani di beberapa wilayah Kecamatan Manggis, Karangasem mengeluhkan ulah puluhan ekor kawanan kera liar yang kerap masuk ke areal perkebunan hingga ke rumah - rumah warga.
Keluhan para petani tersebut disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karangasem asal Kecamatan Manggis, I Wayan Tama. Menurutnya ulah jawanan kera liar tersebut sudah dianggap seperti hama bagi para petani.
Tak hanya memakan buah di kebun warga, kera - kera tersebut juga kerap masuk ke rumah - rumah warga mencuri makanan, bahkan telor ternak ayam juga tak luput dari sasaran kera tersebut.
"Kami mendapat keluhan dari para petani seperti di wilayah Desa Tenganan, Nyuh Tebel, Pesedahan, Sengkidu, Yeh poh, jumlahnya bisa sampai ratusan ekor menyebar bahkan hingga di wilayah Candi Dasa," ujarnya.
Sampai saat ini, para petani tak bisa berbuat banyak, meski telah diusir berkali - kali kawanan kera tersebut kembali datang saat para petani pergi meninggal kebun atau membiarkan rumah dalam keadaan sepi.
"Para petani hanya bisa pasrah melihat dan mengusir saja, kalo ini dibiarkan bahaya, sejauh ini belum ada penanganan karena terbentur dengan pecinta binatang," ungkap Tama.
Ia berharap kondisi ini segera mendapat perhatian dari pihak terkait, untuk dilakukan langkah kedepannya sehingga para petani tidak diresahkan kawanan kera liar ini lagi karena dianggap sangat merugikan petani.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2181 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun