Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dampak PPKM Darurat, Ekonomi Bali Diprediksi Minus 9% Lagi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penerapan PPKM Darurat bertujuan dalam upaya memutus penyebaran Virus Covid-19 yang saat ini dinilai semakin menggila peningkatannya di Bali.
Kondisi tersebut akan memberi dampak secara keseluruhan salah satunya pada sektor ekonomi dimana ekonomi akan mengalami kontraksi kembali. Tentu dalam kondisi saat ini semua terdampak bukan hanya masyarakat kecil saja.
"Jika dilihat target-target pertumbuhan ekonomi sekitar 6 atau 7 persen di triwulan kedua untuk Bali mungkin tidak akan dapat tercapai dalam kondisi saat ini," jelas pengamat ekonomi, Prof Dr IB Raka Suardana.
Selain itu menurut Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), diperkirakan masih ada kontraksi. Jika sebelumnya pertumbuhan ekonomi Bali triwulan II tahun 2021 minus sebesar 9,85 persen. Maka, menurutnya, saat ini diperkirakan akan terjadi kontraksi di sekitar minus 8 sampai 9 persen jika dibandingkan per tahun Year On Year (y-o-y) sedangkan untuk perbandingan antar kwartal (q to q) sekitar 5 sampai 6 persen.
Ia mengharapkan masyarakat agar jangan sampai melakukan aktivitas sosial yang berlebihan dalam dua minggu kedepan tentu agar mencegah penyebaran virus Covid-19 di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan