Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dampak PPKM Darurat, Ekonomi Bali Diprediksi Minus 9% Lagi

Senin, 12 Juli 2021, 12:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Prof Dr IB Raka Suardana.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Penerapan PPKM Darurat bertujuan dalam upaya memutus penyebaran Virus Covid-19 yang saat ini dinilai semakin menggila peningkatannya di Bali.

Kondisi tersebut akan memberi dampak secara keseluruhan salah satunya pada sektor ekonomi dimana ekonomi akan mengalami kontraksi kembali. Tentu dalam kondisi saat ini semua terdampak bukan hanya masyarakat kecil saja.

"Jika dilihat target-target pertumbuhan ekonomi sekitar 6 atau 7 persen di triwulan kedua untuk Bali mungkin tidak akan dapat tercapai dalam kondisi saat ini," jelas pengamat ekonomi, Prof Dr IB Raka Suardana.

Selain itu menurut Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), diperkirakan masih ada kontraksi. Jika sebelumnya pertumbuhan ekonomi Bali triwulan II tahun 2021 minus sebesar 9,85 persen. Maka, menurutnya, saat ini diperkirakan akan terjadi kontraksi di sekitar minus 8 sampai 9 persen jika dibandingkan per tahun Year On Year (y-o-y) sedangkan untuk perbandingan antar kwartal (q to q) sekitar 5 sampai 6 persen.

Ia mengharapkan masyarakat agar jangan sampai melakukan aktivitas sosial yang berlebihan dalam dua minggu kedepan tentu agar mencegah penyebaran virus Covid-19 di Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami