Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kemenkes Siapkan Vaksin Moderna untuk Masyarakat Umum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan atau Kemenkes tengah menyiapkan vaksin Moderna untuk diberikan ke masyarakat umum dimana saat ini digunakan sebagai vaksin dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan (nakes).
Saat ini, pemberian vaksin Moderna ke masyarakat umum memang belum dimulai karena masih tahap distribusi.
"Baru mulai distribusi," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dikutip dari Liputan6.com.
Nadia mengatakan pemberian kepada masyarakat umum setelah memastikan para tenaga kesehatan sudah mendapatkan suntikan vaksin Moderna.
"Ini kan melengkapi kebutuhan vaksinasi kita yang perlu 426 juta dosis dan ini bukan menggantikan, tetapi untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi," jelasnya.
Pada saat kedatangan vaksin Moderna pertama kali ke Indonesia Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga sempat mengatakan bahwa vaksin Moderna juga bakal digunakan untuk masyarakat umum. Namun, memang prioritas utama adalah kepada tenaga kesehatan
"Rencananya vaksin ini selain digunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, khusus akan kami gunakan sebagai booster suntikan ketiga bagi tenaga kesehatan Indonesia," kata Budi saat kedatangan vaksin Moderna di Indonesia pada 11 Juli 2021.
Data terakahir, Kamis (15/7/2021) total ketersediaan vaksin Moderna di Indonesia berjumlah 4.500.160 dosis. Kehadiran vaksin Moderna di Indonesia merupakan dukungan kerja sama Pemerintah AS melalui jalur multilateral Covax Facility.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia pada Jumat (2/7/2021) lalu memberikan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19 Moderna.
Adapun, vaksin Moderna merupakan vaksin COVID-19 berbasis mRNA pertama yang mendapat izin penggunaan darurat oleh BPOM untuk dipakai di Indonesia.
Vaksin Moderna digunakan bagi orang berusia 18 tahun ke atas dan diberikan secara injeksi intramuskular, dengan dosis 0,5 ml dengan dua kali penyuntikkan, serta rentang waktu penyuntikan sebulan.
BPOM juga mengungkapkan bahwa berdasarkan uji klinis fase tiga, vaksin COVID-19 Moderna memiliki efikasi hingga 94,1 persen pada kelompok usia 18 hingga 65 tahun, serta 86,4 persen pada usia di atas 65 tahun.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan